Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DI KELAS X SMA RNINSHAFUDDIN BANDA ACEH
Pengarang
Rizki Rahayu - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006101120055
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata kunci : Hasil Belajar, Geografi, Problem-Based Learning, Konvensional
Penelitian ini adalah tentang perbandingan hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning dan pendekatan konvensional di kelas X SMA Inshafuddin Banda Aceh. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa yang terbukti melalui hasil ulangan harian, siswa mengalami kesulitan dalam menanggapi pelajaran, dan banyak siswa yang kurang aktif pada saat proses pembelajaran berlangsung. Model pembelajaran Problem-Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang mendorong siswa untuk memecahkan masalah terkait dengan kehidupan sehari-hari. model ini dapat pula membangkitkan rasa ingin tahu serta menciptakan diskusi yang menyenangkan di lingkungan belajar sehingga terjalin interaksi aktif dan efektif antara guru dan siswa. Rumusan masalah adalah apakah hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan pendekatan konvensional di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar menggunakaan pendekatan konvensional di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Populasi penelitian 58 siswa yang merupakan seluruh siswa kelas X.IPS di SMA Inshafuddin Banda Aceh, sedangkan sampel penelitian sebanyak 2 kelas, kelas X.IPS-1 dan kelas X.IPS-2 yang masing-masing berjumlah 29 siswa. Teknik pengambilan data yaitu melakukan observasi, studi kepustakaan, dan memberikan Pre-Test dan Post-Test. Teknik analisis data memakai rumus ANOVA untuk mengolah data Pre-Test, sedangkan rumus uji t untuk mengolah Post-Test. Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung = 2.63. jika nilai ini dibandingkan dengan nilai tabel taraf signifikansi 5% dk (n1+n2 - 2), maka diperoleh ttabel = 1,68, jadi terlihat thitung ? ttabel sesuai kriteria maka Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan, yaitu hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan pendekatan konvensional di kelas X SMA Banda Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DI KELAS X SMA RNINSHAFUDDIN BANDA ACEH (Rizki Rahayu, 2015)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Mita Prancinitia, 2018)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAN 5 BANDA ACEH. (SITI NURAISYAH HARAHAP, 2023)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 1 BANDA ACEH (SITI HAJAR, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA SMAN 5 TAKENGON (LIANA AGUSTINA, 2019)