<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136217">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE ELEKTROMAGNETIK DAN VES (VERTICAL RNELECTRICAL SOUNDING) UNTUK EKSPLORASI AIR TANAH DI RNDESA LHONG RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yanda Puspita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas dan potensi air tanah &#13;
menggunakan data elektromagnetik dan geolistrik Penelitian dilakukan di daerah &#13;
Lhong Raya, kecamatan Banda Raya, Provinsi Aceh. Peneliti menentukan air tanah &#13;
serta mengkorelasikan data elektromagnetik dan geolistrik 1D. Akuisisi data dilakukan &#13;
di 3 lintasan elektromagnetik dan 2 titik pengukuran sounding. Data dianalisis &#13;
menggunakan metode elektromagnetik dan geolistrik untuk menghasilkan kurva 1D &#13;
dan 2D, pengambilan nilai resistivitas dan potensi keberadaan akuifer. Potensi akuifer &#13;
dari hasil analisis di dapatkan pada litologi pasiran lanau pada kedalaman 55-65 meter. &#13;
Konfigurasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu konfigurasi schlumberger. &#13;
Hasil yang didapatkan dari metode elektromagnetik menggunakan ADMT &#13;
menunjukkan keberadaan akuifer pada kedalaman 40 hingga 50 meter, dengan lapisan &#13;
akuifer kedua pada kedalaman 40 hingga 70 meter dan resistivitas pada kedalaman 34 &#13;
hingga 46 dari titik awal. Lapisan air bawah tanah ditemukan pada kedalaman 55-65 &#13;
meter. Pada titik ves 1, akuifer ditemukan pada kedalaman 43,4-83,4-meter dengan &#13;
resistivitasِ14,9ِΩm,ِyangِterdiriِdariِtanahِlanauِdanِpasirِdenganِresistivitasِrendah.ِPada titik ves 2, akuifer ditemukan pada kedalaman 45,1-64,9 meter dengan resistivitas &#13;
84,5ِΩm,ِdanِlitologinya juga terdiri dari tanah lanau dan pasir. &#13;
Kata Kunci: Akuifer, Geolistrik, VES, Elektromagnetik, ADMT.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136217</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 14:28:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 20:18:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>