PENGARUH EKTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS (L) MERR.) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA GINGIVA TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) (PEMERIKSAAN KLINIS PADA UKURAN LUKA SAMPAI HARI KE 14) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH EKTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS (L) MERR.) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA GINGIVA TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) (PEMERIKSAAN KLINIS PADA UKURAN LUKA SAMPAI HARI KE 14)


Pengarang

Putri Maulidia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101070029

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Putri Maulidia
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul Skripsi : Pengaruh Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus (L) Merr.) terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Gingiva Tikus Wistar (Rattus norvegicus) (Pemeriksaan Klinis pada Ukuran Luka Sampai Hari ke-14)

Luka adalah hilang atau rusaknya sebagian jaringan pada tubuh. Salah satu tindakan yang paling sering menimbulkan luka pada rongga mulut adalah luka insisi akibat pembedahan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan luka diantaranya dengan mendekatkan kedua tepi luka dan pemberian obat-obatan. Obat kimia sering kali memiliki efek samping terhadap organ tubuh, sehingga sering kali ada usaha mencari obat herbal. Salah satunya adalah buah nanas (Ananas comosus (L) Merr.) yang memiliki kandungan bromelain, alkaloid, saponin, polifenol, steroid, vitamin C, vitamin A, vitamin B1 & B2, vitamin E, protein dan karbohidrat. Kandungan tersebut diduga dapat mempercepat proses penyembuhan luka dengan melihat gambaran klinis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah nanas (Ananas comosus (L) Merr.) dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada gingiva tikus wistar (Rattus novegicus). Penelitian eksperimental laboratoris ini menggunakan 24 ekor tikus wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok dibuat perlukaan sepanjang 5 mm pada gingiva labial mandibula dengan kedalaman mencapai tulang alveolar. Ekstrak buah nanas diaplikasikan secara topikal pada pagi dan sore hari selama 14 hari. Pengamatan luka dilakukan setiap hari selama 14 hari dengan menilai ukuran luka. Hasil uji statistik menggunakan one way ANOVA menunjukkan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka dan pada uji lanjutan menggunakan LSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan diantara semua kelompok.
Kata kunci : Luka insisi, Gingiva, Ekstrak Nanas, Penyembuhan Luka

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK