<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136037">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTENSITAS MENONTON KONTEN CHANNEL YOUTUBE SATU PERSEN TERHADAP LITERASI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rossdita Amallya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi seperti YouTube telah mempermudah akses informasi. Namun, masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa terus meningkat, khususnya di Indonesia. Rendahnya literasi kesehatan mental dan stigma negatif memperburuk situasi ini. Channel YouTube Satu Persen, yang berfokus pada kesehatan mental dan pengembangan diri, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman kesehatan mental di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton konten channel YouTube Satu Persen terhadap literasi kesehatan mental mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Effect yang dinyatakan oleh Sven Windahl yang menyoroti kebutuhan individu sebagai salah satu penyebab terjadinya penggunaan media yang menyebabkan banyak efek. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif eksplanatif. Data penelitian yang diperoleh dengan melakukan survei menggunakan Google Form yang disebarkan kepada 142 mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang pernah menonton konten channel YouTube Satu Persen. Responden dipilih dengan menggunakan teknik quota sampling agar distribusi sampel merata pada setiap fakultas yang ada di Universitas Syiah Kuala. Data dianalisis dengan uji Spearman dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil hitung Sig. (2.tailed) lebih kecil dari 0,05 atau 0,01, yaitu 0,000. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa intensitas menonton konten channel YouTube Satu Persen memiliki pengaruh signifikan terhadap literasi kesehatan mental mahasiswa Universitas Syiah Kuala.&#13;
Kata Kunci: Intensitas Menonton, Literasi Kesehatan Mental, Satu Persen, YouTube&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 12:05:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:52:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>