<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136025">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES) TERHADAP IMOTILISASI BENIH IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) PADA TRANSPORTASI BASAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>QISTHI ATHIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Faktor umum yang terjadi adalah tingginya tingkat kematian benih, terutama di daerah-daerah yang jaraknya jauh. Kematian yang melampau tinggi ini disebabkan karena terjadinya stres dan terdapat kerusakan pada fisik akibat kesalahan dipenanganan selama proses transportasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui berapa konsentrasi larutan daun bandotan yang paling efektif sebagai bahan anestesi dan pengaruhnya terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan bandeng pada sistem transportasi basah. Penelitian ini sudah dilaksanakan yaitu pada 5 Maret 2024 yang bertempat di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis ekstrak daun bandotan yang digunakan meliputi perlakuan A (kontrol), perlakuan B (0,4 ml/L), perlakuan C (0,8 ml/L), perlakuan D (1,2 ml/L) dan perlakuan E (1,6 ml/L). Berdasarkan hasil uji ANOVA yang &#13;
telah dilakukan disimpulkan bahwa penambahan larutan daun dandotan berpengaruh nyatan (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SURVIVAL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MILKFISH - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>639.375</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:53:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-24 15:21:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>