<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136023">
 <titleInfo>
  <title>STUDI EFISIENSI PEMBERIAN AIR IRIGASI KRUENG  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sarah Sasiti Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>lrigasi Krueng Aceh merupakan irigasi teknis yang direncanakan untuk&#13;
mengairi sawah seluas 6640.36 ha. Terjadi permasalahan dalam penyediaan air&#13;
irigasi  di musim tanam gadu tahun 2011. Oleh karena itu perlu dilakukan studi&#13;
untuk menganalisis efisiensi pemberian air irigasi Krueng Aceh. Berdasarkan&#13;
hasil wawancara diwilayah Blang Bintang, areal persawahan yang kekurangan air &#13;
irigasi berada pada Desa Cot Sayeun (CS), Cot Madhi (LR), Dayah (D 2 Kn) &#13;
Cucum (D 2 Tg), dan Cot Raya (BB 6 Kr). Studi ini diawali dengan &#13;
mengumpulkan data primer dan data sekunder. Data primer adalah pembacaan&#13;
tinggi muka air di saluran irigasi pada bulan Juni dan Juli. Data sekunder meliputi &#13;
peta topografi, skema jaringan irigasi, serta data hidrologi dan klimatologi.&#13;
Hitungan data sekunder dilakukan untuk memperoleh nilai kebutuhan air di sawah&#13;
hingga nilai efektifitas saluran irigasi. Nilai efektifitas rata-rata saluran irigasi&#13;
yang diperoleh yaitu lebih kecil dari 10. Hal ini berarti pembangunan salurannya&#13;
tidak boros. Hasil analisis data primer dibandingkan dengan hasil hitungan data&#13;
sekunder yang menghasilkan nilai efisiensi, Dari hasil hitungan diperoleh efisiensi&#13;
rata-rata pada saluran dilokasi studi sebagian lebih kecil dan sebagian lagi lebih&#13;
besar dari nilai standarnya. Efisiensi pada saluran primer adalah 80,14%, saluran&#13;
induk BKA Kn 16 adalah 48.75%, saluran sekunder kanan adalah 47,55%. dan&#13;
saluran sekunder kiri adalah 78,55%. Pada saluran tersier LR I Kn efisiensinya&#13;
51,32%, saluran tersier D 2 Tg efisiensinya 14,52%, scdangkan pada saluran &#13;
tersier LR I Kr, CS I Kn. CS I Kr. D 2 Kn, dan BB 6 Kr cfisiensinya 87.17%,&#13;
76.24%, 111%., 222%, dan 102%. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah efisiensi&#13;
pemberian air irigasi Krueng Aceh tergolong kurang baik. Oleh karena itu&#13;
dilakukan sistem golongan yang terdiri dari empat golongan agar pemakaian air&#13;
menjadi lebih efisien. Dengan sistem golongan diperoleh kebutuhan air irigasi&#13;
3833.22 It/dtk, sedangkan jika jadwal tanamnya serentak dibutuhkan sebesar &#13;
4388.01 l/dtk.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136023</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:53:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:53:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>