<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="136003">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI ALIRAN LALU LINTAS PADA JALAN ARTERI PERKOTAAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE CORSIM 6.0RN(STUDI KASUS PADA JALAN T. NYAK ARIEF ± KM 2,2, BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sultansyah Konedi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan T. Nyak Arief  Km 2,2 Banda Aceh merupakan jalan dengan volume lalu  lintas yang Linggi dikarenakan pesatnya pertumbuhan ekonomi pada daerah  tersebut, pada sisi jalan terdapat fasilitas-fasilitas umum yaitu rumah sakit, &#13;
penginapan, pertokoan, dan sebagainya. Hal tersebut menyebabkan penyempitan kapasitas jalan terutama pada jam puncak pagi dan sore hari sekitar pukul 07:30-  08:30 dan 17.30-18.30 WIB. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk  menentukan  parameter Measurement Of Effec tiveness (MOEs) pada aliran lalu lintas pada  segmen U-Turn dan Free Flow  terutama parameter makroskopik dengan menggunakan software CORSlM 6.0. Pengambilan data dilakukan 3 hari yaitu  pukul 07:30-08:30 dan 17.30-18.30 WIB. Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume lalu lintas, kecepatan  lalu lintas, waktu tempuh, headway dan jumlah kendaraan yang melakukan U-Tum. Data hasil parameter headway dan  jumlah U-Turn hanya berfungsi sebagai param eter pendukung, sedangkan parameter volume lalu lintas, kecepatan lalu lintas dan waktu tempuh adalah hasil yang diinginkan dari tujuan penelitian. Hasil simulasi menggunakan software CORSIM  6.0 pada kondisi U-Turn dengan  volume lalu lintas observasi sebesar 2311 smp/jam, simulasi 2309 smp/jam,  diperoleh  deviasi (error) sebesar 0,06%, kecepatan lalu lintas observasi sebesar  20,5 km/jam, simulasi 20,7 km/ jam dengan deviasi  sebesar 0,7%, waktu tempuh  observasi sebesar 50 s/km, simulasi 46,8 s/km diperoleh deviasi sebesar 6,4%.  Pada kondisi  Free Flow, volume lalu lintas observasi sebesar 2121 smp/jam,  simulasi 2119 smp/jam, diperoleh deviasi sebesar 0,1%,  kecepatan lalu lintas  observasi sebesar 40 km/jam, simul asi 39,3 km/jam dengan deviasi sebesar -3%, waktu tempuh  observasi sebesar 35,4 s/km, simulasi 32,6 s/k m dan diperoleh  Senin, Rabu dan Sabtu  mulai  deviasi sebesar 7,9%. Hasil  validasi memperlihatkan deviasi dibawah 15%, maka MOEs hasil CORSIM 6.0 dapat mewakili kondisi aliran lalu lintas  lokasi penelitian yang direkomendasikan oleh Elmitiny, ct.al (2007). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>136003</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:34:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:34:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>