<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135967">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN GENERALIZED ADDITIVE MODELS BERBASIS P-SPLINE DALAM MENGIDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT CURAH HUJAN DI KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riski friyah hari sandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Iklim berperan besar terhadap kehidupan manusia seperti dalam bidang pertanian, transportasi, telekomunikasi, dan pariwisata. Curah hujan merupakan unsur iklim yang memiliki keragaman dan fluktuasi yang tinggi, serta paling dominan mencirikan iklim di Indonesia saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat curah hujan dari tiga wilayah di Kabupaten Simeulue menggunakan Generalized Additive Models (GAM) dengan pendekatan basis p-spline. Data klimatologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder bersumber dari power larc nasa yang merupakan data time series dimana data tingkat curah hujan di pulau Simeulue beserta beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya data suhu udara, kecepatan angin, kelembapan udara, tekanan udara dan radiasi matahari. Terdapat dua analisis yang digunakan, yaitu analisis deskriptif yang disajikan dalam tabel summary statistic, plot time series, histogram dan analisis inferensia dilakukan untuk mengambil kesimpulan dari data klimatologi di Kabupaten Simeulue. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh model terbaik yang dapat menjelaskan data curah hujan di Kabupaten Simeulue dari ketiga wilayah adalah model data wilayah timur dengan menggunakan GAM basis smoothing p-spline dan variasi knot suhu udara (13), kecepatan angin (16), kelembapan udara (16), tekanan udara (13), radiasi matahari (16), efek harian (14) dan efek tahunan (17) memiliki nilai AIC minimum sebesar 1844,001, semua variabel prediktor berpengaruh secara signifikan terhadap curah hujan di Kabupaten Simeulue.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Generalized Additive Models (GAM), Basis P-Spline, Klimatologi, Kabupaten Simeulue.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:06:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:16:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>