<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135961">
 <titleInfo>
  <title>A PSYCHOLINGUISTIC ANALYSIS OF SPEECH ERRORS MADE BY ENGLISH TEACHERS IN TEACHING ENGLISH CLASSES (A QUALITATIVE STUDY AT SMA TEUKU NYAK ARIF FATIH BILINGUAL SCHOOL BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT NOVIYANTIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis kesalahan bicara yang dilakukan guru bahasa Inggris saat mengajar bahasa Inggris di kelas dan untuk menentukan penyebab kesalahan bicara dan strategi untuk mengatasinya. Data dalam penelitian ini diperoleh dari dua guru bahasa Inggris di SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, dan wawancara. Satu pertemuan atau dua jam pelajaran diamati untuk masing-masing dari dua guru. Seluruh interaksi direkam, dan kemudian jenis kesalahan bicara ditranskripsi dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 448 kesalahan bicara yang ditemukan dalam tuturan guru bahasa Inggris, dengan Silent pause sebagai kesalahan paling umum, yaitu 33,92% kesalahan, diikuti Filled pause sebesar 27% dan Repeat sebesar 20,53%. False start mencakup 6,68% (4,68% Unretraced dan 2% Retraced), sementara Stutter dan Correction masing-masing mewakili 5,13% dan 3,79%. Interjection dan Slip of tongue lebih jarang terjadi, yaitu 1,78% dan 1,11% kesalahan. Penelitian ini mengidentifikasi kesulitan kognitif dan kecemasan situasional sebagai penyebab utama kesalahan bicara. Strategi efektif untuk mengatasi kesalahan ini meliputi menjaga ketenangan, tetap fokus, dan menggunakan persiapan terstruktur di samping akurasi tata bahasa yang secara signifikan meningkatkan kelancaran bicara dan mengurangi kesalahan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya teknik komunikasi yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.&#13;
&#13;
Kata kunci: , Analisis psikolinguistik, Guru bahasa Inggris, Kesalahan bicara.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135961</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 11:01:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 12:52:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>