<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135949">
 <titleInfo>
  <title>ADSORPSI LOGAM FE DAN MN MENGGUNAKAN ADSORBEN SELULOSA AMPAS BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA (SCHEFF.) BOERL.) YANG TERMODIFIKASI KITOSAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miftahul Azri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Kimia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buah mahkota dewa merupakan buah berwarna merah yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ampas buah mahkota dewa dapat digunakan sebagai sumber selulosa. Tujuan dari penelitian ini adalah isolasi selulosa dari ampas buah mahkota dewa, kemudian selulosa hasil isolasi dimodifikasi dengan kitosan dan diaplikasikan sebagai adsorben logam Fe(III) dan Mn(II). Selulosa berhasil diisolasi dari ampas buah mahkota dewa yang dibuktikan dengan spektrum FTIR, dimana tidak ditemukan puncak serapan lignin dan hemiselulosa. Difraktogram XRD menunjukkan indeks kristalinitas selulosa meningkat setelah perlakuan kimia. Modifikasi selulosa dilakukan dengan menvariasi komposisi kitosan. Variasi terbaik diperoleh pada berat kitosan 0,5 g. Penambahan kitosan pada selulosa menyebabkan terjadinya interaksi kimia yang dibuktikan dengan data FTIR, pengamatan SEM dan data XRD. Kondisi adsorpsi optimum logam Fe(III) menggunakan adsorben selulosa ampas buah mahkota dewa diperoleh pada pH 5, waktu kontak 25 menit dan konsentrasi awal ion logam 55 mg/L m dengan efisiensi penyerapan sebesar 94,90 % dan kapasitas adsorpsi sebesar 13,05 mg/g, serta kondisi adsorpsi logam Mn(II) terjadi pada pH 5, waktu kontak 35 menit, konsentrasi awal ion logam 15 mg/L dengan efisiensi penyerapan sebesar 91,27% dan kapasitas adsorpsi sebesar 1,71 mg/g. Model kinetika reaksi adsorpsi kedua logam tersebut mengikuti model kinetika pseudo orde 2 (PSO) dengan nilai R2 yang mendekati 1. Model isoterm untuk adsorpsi logam Fe(III) mengikuti isoterm Freundlich dengan nilai R2 = 0,9671 dan  untuk logam Mn(II) mengikuti isoterm Langmuir dengan nilai R2 = 0,9943. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa selulosa yang termodifikasi kitosan berpotensi menjadi adsorben ion logam besi dan mangan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Selulosa, adsorpsi, buah mahkota dewa, kitosan, Fe, Mn.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 10:55:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:25:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>