PENGARUH PANJANG SELANG KECIL DAN TEKANAN OPERASI TERHADAP DEBIT KELUARAN PADA SISTEM IRIGASI TETES MENGGUNAKAN EMITTER TIPE SELANG KECIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PANJANG SELANG KECIL DAN TEKANAN OPERASI TERHADAP DEBIT KELUARAN PADA SISTEM IRIGASI TETES MENGGUNAKAN EMITTER TIPE SELANG KECIL


Pengarang

Muchlis Muktar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951611871

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu komponen terpenting dalam irigast tetes adalah enter atau penetes. Emitter-emitter yang diproduksi saat ini sangat beragam yang kesemuanya didasarkan pada konsep bahwa emitter sebaiknya tidak mahal, dapat
diandalkan (tidak mudah tersumbat) dan mampu menghasilkan suatu keluaran yang seragam (Bucks dan Davis, 1986). Emitter yang paling sederhana adalah emitter dengan tipe selang kecil (small dameter flexible plastc atau P Kubmngs) micro tubes yang sering digunakan pada pipa lateral. Struktur yang sederhana ini memungkinkan dibuat dari bahan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh panjang emitter dan tekanan operasi pada sistem irigasi tetes yang menggunakan emitter tipe selang kecil dari bahan lokal serta mengetahui hubungan panjang emitter selang kecil dari bahan lokal, tekanan operasi dan debit keluarannya Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial. Faktor yang digunakan adalah tekanan (P) dan panjang emitter tipe selang kecil (L). Faktor tekanan terdiri atas (3) tiga taraf, yaitu ; tekanan I (P,) sebesar 4 psi, tekanan 2 atau (P) sebesar 6 psi dan tekanan 3 (P,) sebesar 8 psi. Sedangkan faktor panjang emitter terdiri atas 3 (tiga) taraf, yaitu ; Panjang emitter I (L;) sepanjang I meter, panjang emitter 2 (L) sepanjang I,5 meter dan panjang emitter 3 (L) sepanjang 2 meter.
Dari data yang diperoleh dapat dilihat bahwa debit rata-rata keluaran yang paling besar pada perlakuan P, L
yaitu sebanyak 3,175 ltr/jam dan debit rata-rata terendah pengamatan diperoleh pada perlakuan P, L yaitu sebesar 1,247 tr/jam.Dari distribusi debit menunjuk.kan pengaruh tekanan operasi lebih dominan dibandingkan dengan pengaruh panjang emitter terhadap debit rata-rata keluaran pada setiap perlakuan. Fluktuasi debit rata-rata sepanjang lateral akan semakin kecil dengan pertambahan panjang emitter, namun sebaliknya pertambahan tekanan akan meningkatkan fluktuasi debit rata-rata sepanjang pipa lateral. Debit rata-rata keluaran emitter cenderung semakin keeil dengan pertambahan panjang pipa lateral yang di sebabkan oleh kehilangan tekanan disepanjang lateral
Berdasarkan hasil analisis ragam terlihat bahwa faktor panjang emitter memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap debit rata-rata keluaran emitter. Debit rata rata tertinggi diperoleh pada penggunaan emitter terpendek (L,)
yaitu sebesar 2,515 ltr/jam dan debit terendah diperoleh pada penggunaan emitter terpanjang (L) yaitu sebesar
1,731 ltr/jam. Dengan demikian dapat diketahui bahwa semakin panjan g emitter yang digunakan maka debit yang dihasilkan akan semakin kecil. Berdasarkan uji BNJ terlihat bahwa nilai debit pada perlakuan panjang Lr berbeda nyata dengan panjyang L dan Panjang L berbeda nyata dengan panjang Ls
Berdasarkan hasil analisis ragam terlihat bahwa faktor tekanan operasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap debit rata-rata keluaran emitter. Debit rata-rata tertinggi diperoleh pada tekanan 8 Psi (P,) sebesar 2,673
l/jam, sedangkan debit rata-rata terendah pada tekanan 4 Psi (P,) sebesar 1,485 l/jam. Dapat dilihat juga bahwa nilai debit pada perlakuan tekanan P, berbeda nyata dengan tekanan P dan tekanan P berbeda nyata dengan tekanan P,
Berdasarkan analisis ragam menunjukkan interaksi faktor tekanan dengan faktor panjang emitter memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap debit rata-rata emitter. Didapat suatu persamaan untuk hubungan tekanan dan debit keluaran tipe selang kecil (diameter dalam 1,6 mm) terhadap beberapa taraf panjang emitter yaitu sebagai berikut; untuk panjang emitter I meter (y = 0,3255x + 0,5623), untuk panjang emitter 1,5 meter(y = 0,3242x + 0,0328) dan untuk panjang emitter 2 meter(y = 0,2413x + 0,2838)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK