<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135933">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS NAUNGAN TERHADAP KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN PADA BUDIDAYA TANAMAN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRA AL HAFIZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agroteknologi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman kopi Arabika merupakan tanaman yang sudah lama dibudidayakan masyarakat Indonesia yang bermata pencaharian sebagai petani dan menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Tanaman kopi membutuhkan tanaman naungan untuk pertumbuhannya karena merupakan bagian dari tanaman C3 yang berarti tidak membutuhkan cahaya penuh untuk tumbuh secara optimal. Tanaman naungan adalah tanaman lain yang biasanya ditanam untuk melindungi tanaman yang dibudidayakan dari sinar matahari secara langsung. Tanaman naungan kopi yang baik biasanya memiliki perakaran yang kuat, mudah diatur percabangannya secara periodik, dan dapat menyediakan bahan organik, termasuk leguminosa, dapat menghambat pertumbuhan gulma, dan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis naungan terhadap karakteristik pertumbuhan pada budidaya tanaman kopi arabika. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Rancangan ini digunakan pada percobaan dengan faktor yang diteliti yaitu jenis naungan tanaman kopi. Faktor jenis tanaman naungan yang digunakan terdiri dari 5 jenis tanaman naungan yaitu tanaman tanpa naungan (kontrol), tanaman lamtoro kecil, tanaman lamtoro besar, tanaman pisang, dan tanaman alpukat. Masing masing perlakuan tersebut diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Faktor yang diamati dalam penelitian ini adalah karakteristik pertumbuhan pada budidaya tanaman kopi yang terdiri dari tinggi tanaman, diameter batang, luas kanopi, luas daun, dan indeks luas daun. Hasil penelitian ini adalah jenis tanaman naungan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, dan luas kanopi, namun berpengaruh nyata dan sangat nyata terhadap luas daun dan indeks luas daun. Jenis tanaman naungan yang memberikan luas daun tanaman kopi Arabika terbaik diperoleh pada tanaman kopi yang dinaungi oleh tanaman naungan alpukat, sedangkan jenis tanaman naungan yang memberikan indeks luas daun tanaman kopi Arabika terbaik diperoleh pada tanaman kopi yang dinaungi oleh tanaman naungan lamtoro kecil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 10:41:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 15:08:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>