PROSES PEMURNIAN MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN LENGKUAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROSES PEMURNIAN MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN LENGKUAS


Pengarang

Nita Aprilia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604003010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Minyak goreng di Indonesia telah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia,
karena minyak goreng dapat menambah rasa gurih, menambah nilai gizi
dan kalori dalam bahan pangan. Harga minyak goreng yang tinggi sangat
memberatkan masyarakat , sehingga minyak goreng sering digunakan
secara berulang-ulang. Dimana minyak goreng bekas yang digunakan
secara berulang-ulang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Oleh karena
itu, disini akan diteliti bagaimana cara untuk memurnikan kembali minyak
goreng bekas yang telah rusak. Salah satu cara yang digunakan yaitu
dengan menambahkan pati lengkuas sabagai antioksidan. Pati lengkuas ini
dapat menyerap kotoran minyak goreng bekas. Pada penelitian ini akan
dilakukan analisa awal dan analisa terhadap produk, yang meliputi
bilangan iod, bilangan penyabunan, bilangan peroksida, bilangan asarn dan
wamna. Variabel-variabel yang digunakan ada1ah volume minyak bekas,
putaran pengaduk, temperatur pemanasan, dan rasio reaktan. Analisa akhir
pada minyak jelantah dengan penambahan sari lengkuas menunjukk:an
nilai bilangan asam, penyabunan, peroksida dan iod optimum masing­
masing 1,9635; 200,838; 3,2; 36,801. Semakin banyak lengkuas yang
ditambahkan pada minyak jelantah, dengan rasio sari lengkuas dan minyak
jelantah I : 6; 2 : 6; dan 3: 6, maka semakin rendah nilai bilangan asam,
penyabunan, dan peroksida. Sedangkan pada bilangan iod semakin tinggi.
Semakin tinggi temperatur proses dari 30-70'C, semakin tinggi nilai
bilangan asam dan penyabunan, sedangkan nilai bilangan peroksida dan
bilangan iod semakin rendah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK