<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135753">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB PERSEBARAN CAGAR BUDAYA RNDI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya Amanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cagar budaya adalah benda peninggalan sejarah dan diklasifikasikan menjadi lima yaitu, benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya dan Kawasan cagar budaya. Banyaknya cagar budaya yang tersebar di Provinsi Aceh membutuhkan sebuah media untuk menampung informasi cagar budaya guna memudahkan masyarakat yang ingin mengenal dan ikut serta dalam pelestarian cagar budaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sistem informasi geografis berbasis web dan menampilkan titik lokasi cagar budaya, informasi cagar budaya, dan pelaporan diduga cagar budaya yang belum terdaftar. Sistem ini akan menyediakan fitur yang memungkinkan pihak dinas untuk menambahkan, mengedit dan menghapus data cagar budaya dan memvisualisasikannya dalam grafik pada WebGIS. Penelitian ini dimulai dari tahap mengidentifikasi masalah, studi literatur, mengumpulkan data, mengolah data, merancang sistem WebGIS, membuat sistem WebGIS, dan melakukan pengujian terhadap sistem. Pengujian sistem WebGIS dilakukan dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan 10 pertanyaan dan melibatkan 40 orang responden yang digolongkan dalam 2 kategori responden yaitu masyarakat dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Hasil dari pengujian WebGIS menghasilkan nilai 74% dan menunjukkan bahwa WebGIS Persebaran Cagar Budaya di Provinsi Aceh sangat layak digunakan oleh Masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: WebGIS, Cagar Budaya, System Usability Scale, Leaflet.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135753</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-05 22:36:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 14:19:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>