<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135689">
 <titleInfo>
  <title>POLA MATRILOKAL DAN KEDEKATAN ANAK DENGAN PIHAK KELUARGA AYAHRN (STUDI KASUS DI DESA LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ajirna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pola matrilokal adalah pola menetap setelah menikah di rumah pihak keluarga perempuan. Pola ini sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat setempat, banyak pasangan yang menikah dengan sesama warga desa sendiri, sehingga pola matrilokal dapat terus berjalan, biasanya pasangan menetap dalam waktu yang lama sampai memiliki anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pendekatan studi kasus, dengan fokus pada perbedaan interaksi dan perbedaan keakraban yang dialami anak dengan pihak keluarga ayah. Teori yang digunakan Gemeinschaft kehidupan bersama yang intim, pribadi dan eksklusif, suatu keterikatan yang dibawa sejak lahir, seperti halnya hubungan kekeluargaan. Penelitian ini melibatkan wawancara terstruktur dengan sejumlah informan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan diterapkannya pola matrilokal setelah menikah dapat menyebabkan terjadinya perbedaan keakraban antar keluarga yang di alami oleh anak. Hasil temuan menunjukkan bahwa pola menetap matrilokal menjadi penyebab terjadinya perbedaan keakraban antara anak dengan pihak keluarga ayah dan pada akhirnya memicu kesenjangan hubungan kekeluargaan, kecenderungan orang tua, terutama ibu dalam menjalin interaksi. Temuan ini memberikan wawasan terkait dengan pentingnya menerapkan interaksi secara langsung dan seimbang antar keluarga, untuk meningkatkan hubungan emosional antara anak dengan kedua belah keluarga. Teknik wawancara terstruktur dan mendalam digunakan untuk mengumpulkan data observasi, wawancara dan dokumentasi dari perwakilan lima keluarga yang menjalankan pola matrilokal, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman individu. dijalankannya pola matrilokal telah membawa perubahan dalam hubungan kekeluargaan terutama perbedaan interaksi dan intensitas interaksi yang terjalin antara anak dengan kedua belah pihak keluarga. &#13;
Kata kunci : Pola matrilokal, intensitas interaksi, dan perbedaan keakraban &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135689</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-05 10:50:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 12:10:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>