PENGARUH PENANGANAN BUAH DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU MOL (MIKROORGANISME LOKAL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENANGANAN BUAH DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU MOL (MIKROORGANISME LOKAL)


Pengarang

Rahmayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605105010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MOL (rnikroorganisme lokal) adalah hasil fermentasi dari berbagai sumber
daya organik yang tersedia setempat. MOL (Mikroorganisme Lokal) dapat dibuat
dari limbah pertanian seperti buah-buahan yang sudah tidak layak lagi untuk
dikonsumsi. Selama ini pembuatan MOL yang bersumber dari bahan baku lirnbah
buah-buahan hanya dengan memanfaatkan daging buah saja. MOL yang dihasilkan
warnanya kuning dengan aroma yang sedikit berbau alkohol (Purwanti, 2009). Untuk
itu limbah buah-buahan haru s dikupas terlebih dahulu kulitnya. Proses pengupasan
kulit buah ini memerlukan tenaga kerja dan waktu yang banyak. Oleh karena itu,
dalam penelitian ini bahan baku pembuatan MOL ditangani dengan cara yang
berbeda, yaitu tanp a pengupasan kulitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pengupasan buah dan lama fermentasi terhadap mutu MOL.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT)
karena ada salah satu faktor yang ingin diutamakan atau Split Plot yang terdiri dari
Petak Utama dan Anak Petak. Pelak Utama adalah pengupasan buah (P) yang terdiri
dari 2 taraf yaitu Pl = pengupasan dan P2 = tanpa pengupasan. Anak petak adalah
lama fermentasi (L) yang terdiri dari 6 taraf yaitu LI = 0 minggu, L2 = 1 minggu,
L3= 2 minggu, L4 = 3 minggu, LS = 4 minggu, dan L6 = 5 minggu. Kombinasi dari
perlakuan adalah 2 x 6 dengan menggunakan 2 kali ulangan (U) sehingga diperoleh
24 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan terhadap MOL meliputi Total
mikrooorganismc (TCC), nilai pH, tempcratur , dan uji organoleptik untuk melihat
warna dan aroma mutu MOL yang dihasilkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh san gat
nyata (P0,01) terhadap total mikroorganisme (TCC) nilai pH, temperatur, warna
dan aroma MOL yang dihasilkan. lnteraksi antara pengupasan buah dan Jama
fermentasi berpengaruh sangat nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK