<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135341">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PENGGERAK DI KOTA BANDA ACEH (STUDI STRUKTURAL FUNGSIONAL (AGIL) TALCOTT PARSONS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nazhad Al Fayza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan kurikulum merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, penerapan kurikulum merdeka sejak Tahun 2021 dilaksanakan bertahap melalui program sekolah penggerak di seluruh indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Kurikulum Merdeka di Kota Banda Aceh berdasarkan teori Struktural Fungsional (AGIL) Talcott Parsons dan bagaimana pengaruh penerapan Kurikulum Merdeka pada Sekolah Menengah Pertama Penggerak di Kota Banda Aceh dalam mewujudkan Indonesia Emas di Tahun 2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi, Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons dimana suatu sistem akan menuju ke arah pemenuhan kebutuhan fungsional agar tetap bertahan (survive) teori ini terdiri dari empat fungsi yaitu Adaptation, Goal attainment, Integration dan Latency yang disingkat dengan AGIL. Berdasarkan hasil penelitian penerapan kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Pertama penggerak di Kota Banda Aceh sudah melakukan pemenuhan kebutuhan fungsional sesuai dengan teori struktural fungsional (AGIL) Talcott Parsons yaitu adanya proses adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi dan pemeliharaan pola. dengan demikian tujuan penerapan kurikulum merdeka yakni perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia,  berkebinekaan global,  bergotong royong,  mandiri,  bernalar kritis, dan  kreatif serta memiliki tingkat penalaran yang tinggi dalam literasi dan numerasi, sehingga dapat menjadi generasi  emas  2045. Melalui penelitian ini, peneliti menyarankan kepada semua pihak yang terlibat dalam pendidikan agar dapat bekerjasama dalam menerapkan kurikulum merdeka secara efektif dan efisien, sehingga para siswa akan memiliki karakter yang mulia serta berkompeten dan menjadi pelajar sepanjang hayat.  &#13;
Kata Kunci:  Kurikulum Merdeka, AGIL, Sekolah Menengah Pertama Penggerak, Indonesia Emas 2045</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 14:50:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 16:05:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>