<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135325">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNIKASI LEMBAGA KOMISI KEBENARAN REKONSILIASI (KKR) ACEH DALAM PENGAMBILAN PERNYATAAN KORBAN PELANGGARAN HAM SEPANJANG KONFLIK DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZURRAFIQAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Strategi Komunikasi Lembaga KKR Aceh dalam Pengambilan Pernyataan Korban Pelanggaran HAM Sepanjang Konflik di Aceh”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen klasik yang dikemukakan oleh Henry Fayol yang memiliki 5 elemen manajemen yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah (komando), pengkoordinasian, dan pengawasan (kontrol) dengan menggunakan tahapan strategi komunikasi Anwar Arifin yaitu, mengenal khalayak, penyusunan pesan, menentukan metode, dan penggunaan media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan 4 orang informan dan dokumentasi. Strategi yang telah diimplementasikan lembaga KKR Aceh dalam proses pengambilan pernyataan adalah sosialisasi, pra-kondisi, pengambilan pernyataan, dan rekomendasi reparasi.  Hasil penelitian ini menujukkan lembaga KKR Aceh pada tahap perencanaan melakukan penetapan metode dan protokol, membentuk pelatihan tim, dan menggunakan media. Pada tahap pengorganisasian, lembaga KKR Aceh memiliki 6 kelompok kerja dan memiliki tugasnya. Pemberian perintah dalam lembaga KKR mengikuti qanun, dan pada tahap pengkoordinasian lembaga KKR berkolaborasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Badan Reintergrasi Aceh (BRA), Akamsi, Pemerintah Daerah, Yayasan Pulih Aceh, dan Baitul Mal. Tahapan strategi komunikasi KKR Aceh dengan mengenal khalayak pada proses pra-kondisi, pemyusunan pesan pada pengambilan pernyataan dan sosialisasi, penggunaan metode dilakukan dengan wawancara pada proses pengambilan pernyataan korban dan penggunaan media pada tahapan strategi komunikasi masih menggunakan media konvensional pada saat pengambilan pernyataan korban.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, pengambilan pernyataan, teori manajemen klasik &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135325</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 14:19:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 10:19:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>