<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135193">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN PENGEMBANGAN MOTIF TRADISIONAL OUN UBI PADA BUSANA PESTA DENGAN TEKNIK SULAMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nailul Muna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP	Pendidikan Kesejahteraan Keluarga</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemajuan teknologi diera globalisasi sangat berpengaruh besar kepada budaya tradisional atau budaya daerah dengan perbedaan pola pikir dan gaya hidup dari masyarakat pada saat ini. Busana tradisional khususnya busana dengan motif tradisional tampak tidak lagi eksis diantara  kebudayaan modern. Banyak masyarakat perlahan meningalkan budaya tradisional seperti pengetahuan tentang motif tradisional terutama motif Oun Ubi dikarenakan pengaplikasiannya pada suatu produk yang sudah sulit dijumpai pada kehidupan keseharian masyarakat, hal ini dikarenakan pengaruh dari sedikitnya pengetahuan tentang motif Oun Ubi yang diikuti dengan tren dan  modernisasi sehingga produk dengan motif tradisional sudah sulit ditemukan. Motif Oun Ubi adalah motif khas Aceh Besar yang penerapannya sulit ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan motif tradisional Oun Ubi dengan kreatifitas peneliti yang dapat diterapkan pada busana pesta dengan menggunakan teknik sulaman tangan. Peneliti menggunakan teknik sulaman tangan dibandingkan sulaman mesin karena dianggap lebih memiliki nilai etnik tradisional. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan (applied research) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 5(lima)  panelis yaitu ahli motif, Pengurus Dekranasda Aceh, 2(dua) orang designer dan 1(satu) mahasiswa Tata Busana. Objek penelitian adalah penerapan pengembangan motif tradisional Oun Ubi pada busana pesta dengan teknik sulaman. Penelitian menghasilkan dua busana pesta dengan desain yang berbeda. Hasil wawancara berdasarkan tujuan penelitian bahwa semua panelis menyukai hasil akhir produk busana pesta dengan pengaplikasian pengembangan motif Oun Ubi yang sangat baik dan sangat layak untuk dipasarkan. Namun, dua dari lima panelis menyarankan untuk memakai warna yang lebih kontras mengikuti warna khas Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 10:40:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 09:24:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>