<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="135085">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BAHARI OLEH DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI  DAERAH DI KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Oka Reza Gunawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh  Barat  merupakan  salah  satu  kabupaten  yang  terletak  di  provinsi  Aceh  serta memiliki potensi wisata yang besar, terutama objek pariwisata bahari. Namun dalam pengembangannya  masih  belum  berjalan  dengan  baik  dikarenakan  infrastruktur  dan fasilitas  yang  kurang  memadai,  kurangnya  promosi,  dan  belum  terlaksananya koordinasi  yang  efektif  antar  stakeholder  terkait.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk menganalisis  kinerja  DISPARPORA  Kabupaten  Aceh  Barat  dalam  mengembangkan objek  wisata  bahari  sebagai  sumber  pendapatan  asli  daerah  serta  mengidentifikasi hambatan-hambatan  dan  permasalahan  yang  dihadapi.  Jenis  penelitian  yang digunakan  adalah  deskriptif  kualitatif.  Data  dikumpulkan  melalui  observasi, wawancara  dan  dokumentasi.  Teknik  analisis  data  yang  dilakukan  3  tahap  yaitu reduksi  data,  penyajian  data,  dan  mengambil  kesimpulan.  Teori  yang  digunakan adalah teori optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata bahari  di  Aceh  Barat  belum  optimal  karena  kurangnya  keseriusan  pemerintah. Aksesibilitas  dan  kolaborasi  dengan  berbagai  pihak  berpotensi  memperkuat  industri pariwisata,  meski  beberapa  lokasi  masih  memerlukan  perbaikan  jalan.  Pemerintah berperan  penting  dalam  pengembangan  akomodasi  seperti  homestay  dengan mempermudah  perizinan  dan  memberikan  pelatihan,  tetapi  implementasi  kebijakan ini  masih  perlu  diperbaiki.  Atraksi  wisata  di  Aceh  Barat  layak  dikembangkan,  dan pemerintah  perlu  berperan  aktif  dalam  pengembangan  infrastruktur  budaya  serta promosi destinasi wisata. Kegiatan pariwisata meningkatkan ekonomi dan PAD, serta menciptakan  lapangan  pekerjaan.  Pemerintah  juga  berupaya  mengatur  kegiatan wisata  melalui  regulasi.  Fasilitas  wisata  bahari  masih  kurang  memadai,  sehingga perlu  peningkatan  fasilitas  seperti  sanitasi,  MCK,  dan  tempat  sampah.  Hambatan utama  adalah  kurangnya  kesadaran  dan  pemahaman  masyarakat,  fasilitas  yang  tidak memadai,  serta  kurangnya  sinergi  antara  pemerintah,  stakeholder,  swasta,  pelaku wisata,  ahli  lingkungan,  dan  masyarakat.  Diharapkan  Pemerintah  Aceh  Barat  dapat memfasilitasi  kolaborasi  yang  lebih  aktif  antara  berbagai  pihak  terkait  dalam pengembangan wisata bahari. Hal ini dapat mencakup penyelenggaraan forum-forum diskusi atau pertemuan berkala antara pemerintah, bisnis pariwisata, komunitas lokal, akademisi, jurnalis dan masyarakat.  &#13;
Kata kunci: Optimalisasi, Pariwisata, PAD, Disparpora, Kabupaten Aceh Barat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>135085</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 21:37:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 15:34:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>