<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134989">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN  PEMBUATAN  MIE  BERBAHAN  BAKU  PASTA KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Yusuf Simatupang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mie merupakan salah satu makanan yang telah lama dikenal masyarakat luas khususnya&#13;
di Asia Timur dan Asia Tenggara. Mie pertama kali dibuat di daratan Cina sekitar 2000 tahun&#13;
yang lalu pada masa pemerintahan dinasti Han. Dari Cina, mie berkembang dan menyebar ke&#13;
Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai ke Benua&#13;
Eropa. Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tumbuhan berumbi yang kaya karbohidrat.&#13;
Kentang dapat diolah menjadi produk seperti roti, mie, dan tepung. Kentang merupakan tanaman&#13;
dikotil tahunan berumur pendek yang biasanya ditanam sebagai tanaman setahun untuk diambil&#13;
umbinya yang dapat dikonsumsi. Kualitas kentang yang terbaik untuk dimasak dan diproses&#13;
adalah pada saat baru dipanen. Dari berbagai penelitian kualitas kentang dipengaruhi oleh tempat&#13;
tumbuhnya. Kentang merupakan salah satu produk unggulan di Aceh, kentang hanya dapat&#13;
ditanam di area dengan daratan tinggi sekitar 800 m di alas permukaan laut. Di propinsi Aceh,&#13;
kentang biasanya dijumpai di daerah Aceh Tengah. Varietas yang ditanam ialah Granola,&#13;
varietas Granola sendiri berasal dari Belanda yang dilepas pada tahun 1975. &#13;
               Pada pembuatan mie basah kentang diubah menjadi pasta. Ini karena untuk memudahkan&#13;
pencampuran adonan sehingga dapat menjadi homogen. Pasta kentang yang ada selama ini&#13;
belum termanfaatkan secara maksimal sehingga perlu dilakukan penambahan tepung terigu dan&#13;
pasta kentang dalam pembuatan mie basah. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan&#13;
dapat mengurangi penggunaan tepung terigu pada pembuatan mie pada umumnya.&#13;
               Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan&#13;
pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi tepung terigu dengan pasta&#13;
kentang (K) terdiri dari tempat taraf yaitu: P, = 85%:15%, P,= 90%:10%, P, = 95%.5%, dan&#13;
P,= 100%:0%. Faktor II adalah lama perlakuan kentang (K) yang terdiri dari dua taraf yaituK;=&#13;
Perebusan, K = Pengukusan. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar abu, rendemen,&#13;
kadar protein, sifat putus dan uji organoleptik (rasa, aroma dan warna).&#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung terigu dengan pasta kentang (P)&#13;
berpengaruh sangat nyata (P&lt; 0,0l) terhadap rendemen, dan indeks putus mie basah yang&#13;
dihasilkan. Konsentrasi tepung terigu dengan pasta kentang (P) berpengaruh sangat nyata (PS&#13;
0,05) terhadap kadar protein, kadar air dan kadar abu. Perbedaan perlakuan kcntang dengan cara&#13;
perebusan dan pengukusan mempengaruhi jumlah rendemen mie basah yang dihasilkan (PS &#13;
0,01). Perlakuan terbaik mie basah pada kosentrasi tepung terigu dengan pas ta kentang &#13;
(90%:10%) dan perlakuan kentang (pengukusan) diperoleh menggunakan metode rangking &#13;
dengan karakteristik sebagai berikut: rendemen 178,67 %, kadar air 45,46%, kadar protein 4,78 &#13;
%, kadar abu 0,35 %, persentase mie putus 16,87%, uji organoleptik meliputi: warna 3,37 &#13;
(netral), aroma 3,40 (netral) dan rasa 3,39 (netral).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NOODLES - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.755</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134989</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 17:07:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-06 12:18:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>