<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134985">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI ACEHRNDI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAYYAN SIRAYUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sapi adalah salah satu ternak penghasil daging di Indonesia, namun produksi daging sapi dalam negeri masih belum mampu memenuhi kebutuhan karena populasi dan tingkat produktivitas mya yang rendah. Pengembangan sapi potong di Indonesia sangat menjanjikan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah permintaan atau kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi protein hewani yang bersumber dari daging sapi. Peningkatan produktivitas ternak sapi perlu diperhatikan seperti pemilihan bibit, penyediaan pakan bermutu, perkandangan, penanggulangan penyakit, reproduktivitas (breeding) dan pemasaran sapi. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan aspek teknis pemeliharaan sapi Aceh, yang dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2024 di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Lokasi penelitian ini meliputi 5 Desa yaitu DesaTunong Peudaya, Baro Kunyet, Buni Reuling, Peudaya, dan Kambuek Payapi, dengan menggunakan metode survei terhadap 70 peternak sapi. Metode survei purposive sampling digunakan untuk memperoleh data primer dan sekunder. Data yang berasal dari perhitungan terhadap aspek-aspek teknis pemeliharaan ternak mengacu kepada pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Peternakan Indonesia Nomor 46/Permentan/PK. 210/8/2015.&#13;
Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kajian aspek teknis pemeliharaan sapi Aceh di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie antara lain, aspek pemuliaan dan reproduksi, makanan, tatalaksana pemeliharaan, kesehatan, kandang dan perlengkapan. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan tabel frekuensi presentase, standar eror dan standar deviasi. Data yang didapat akan dibandingkan dengan  data standar “Pedoman Identifikasi Teknis Peternakan” yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Peternakan Nomor 46/Permentan/PK.210/8/2015. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan sapi Aceh ditinjau dari aspek teknis pemeliharaan di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie belum sesuai dengan pedoman Direktorat Jendral Peternakan Nomor 46/Permentan/PK.210/8/2015 masih tergolong rendah dengan nilai 50,35%. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 16:59:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 15:05:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>