<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134973">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN KERIPIK NENA (ANANAS COMOSUS MERR) DENGAN MENGKAJI PENGARUH KONSENTRASI KAPUR (CR(OH)) DAN SUHU PENGGORENGAN  TERHADAP MUTU KERIPIK NENAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Linda Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nenas (Ananas comosus (L.) Merr.) merupakan salah satu buah yang&#13;
sangat digemari masyarakat karena memiliki daging buah yang lunak, rasanya&#13;
manis dan menyegarkan. Selain untuk dikonsumsi dalam skala rumah tangga,&#13;
biasanya nenas juga dimanfaatkan untuk bahan baku industri pangan seperti&#13;
industri selai, manisan, jelly, sirup, produk-produk kalengan dan beberapa produk&#13;
lainnya Permasalahan kelebihan produksi dapat diatasi dengan berbagai&#13;
pengolahan pangan sesuai dengan karakter buah dan kebutuhan konsumen.&#13;
Keripik nenas berpotensi untuk menjawab permasalahan kelebihan produksi buah&#13;
nenas. Pengolahan nenas menjadi keripik selain dianggap praktis, ekonomis juga &#13;
memiliki daya simpan yang lebih lama.&#13;
Selama pengolahan menjadi keripik, banyak bahan-bahan lainnya yang&#13;
ditambahkan yang dapat mempengaruhi mutu akhir dari keripik yang dihasilkan.&#13;
Dua faktor penting yang dapat mempengaruhi karakteristik dari keripik yang&#13;
dihasilkan adalah konsentrasi kapur dan suhu penggorengan yang digunakan.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kapur Ca(OH)&#13;
dan suhu penggorengan terhadap mutu keripik nenas yang dihasilkan.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok&#13;
(RAK) faktorial. Faktor yang diteliti yaitu pengaruh konsentrasi kapur dan suhu&#13;
penggorengan, yang masing-masing terdiri atas  taraf. Konsentrasi kapur (K) &#13;
terdiri atas K, = 0,1 %,K = 0,2 %, dan K = 0,3 %, dan suhu penggorengan (T) &#13;
terdiri atas T, = 70C, T, = 80C, dan T, =  90C. Kombinasi perlakuan dalam &#13;
penelitian ini adalah 3 x 3 = 9, dengan menggunakan 3 (tiga) kali ulangan,&#13;
schingga diperoleh 27 satuan percobaan..  Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
konsentrasi kapur (K) berpengaruh sangat nyata (P&gt;0,01) terhadap kadar abu &#13;
dan kadar lemak keripik nenas yang dihasilkan. Suhu penggorengan (T) &#13;
berpengaruh sangat nyata (P&gt;0,0I) terhadap  kadar abu, kadar lemak dan uji organoleptik &#13;
dan berpen garuh nyata terhadap kadar vitamin C dan uji organoleptik wara keripik nenas yang dihasilkan.&#13;
Sedangkan rendemen, kadar air, kadar vitamin C, uji organoleptik warna, rasa dan&#13;
kerenyahan tidak dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut. Semakin tingg&#13;
konsentrasi kapur, maka semakin tinggi kadar lemak keripik nenas yang&#13;
dihasilkan, sedangkan semakin tinggi suhu pcnggorengan, maka kadar lemak&#13;
keripik ncnas yang dihasilkan semakin rendah. Semakin tinggi suhu&#13;
penggorengan, maka kadar air, kadar lemak, dan kesukaan panelis terhadap warna&#13;
dan ra sa dari keripik nenas yang dihasilkan cenderung semakin menurun. Semakin&#13;
tinggi konsentrasi kapur dan suhu penggorengan, maka semakin tinggi kadar abu&#13;
keripik nenas yang dihasilkan Perlakuan terbaik dilakukan dengan menggunakan metode rangking dan&#13;
diperoleh dari kombinasi perlakuan KIT2 ( konsentrasi kapur 0,I% dan suhu penggorengan 80C). &#13;
Kombinasi perlakuan ini menghasilkan rendemen 7,17%, kadar air 4,43%. kadar abu 1,19%, kadar lemak  rasa, &#13;
kadar vitamin C 20.05 mg/I00 g bahan, serta warna, rasa, dan aroma keripik nenas yang disukai .</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134973</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 16:38:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 16:38:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>