<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134909">
 <titleInfo>
  <title>CAMPUR KODE DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 2 LEMBAH SEULAWAH, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gianda Maisarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Maisarah, Gianda. 2024. ‘‘Campur Kode Dalam Proses Belajar Mengajar Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Lembah Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar’’. &#13;
&#13;
	Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode dalam proses belajar-mengajar bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Lembah Seulawah, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan yang berisi campur kode. Data diperoleh berupa tuturan yang mengandung fenomena bahasa campur kode serta konteks yang mengiringinya pada pembelajaran  bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Lembah Seulawah, Aceh Besar, adapun sumber data dalam penelitian ini adalah guru SMP Negeri 2 Lembah Seulawah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, teknik catat, dan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis campur kode yang digunakan oleh guru kelas VIII, yaitu campur kode berbentuk kata, campur kode berbentuk frasa, campur kode pengulangan kata, dan campur kode berbentuk baster. Campur kode berbentuk kata merupakan campur kode yang paling banyak ditemukan, yaitu 25 data. Campur kode berbentuk frasa berjumlah 7 data. Campur kode yang paling sedikit ditemukan adalah campur kode berbentuk pengulangan kata dengan jumlah 4 data. Terakhir, campur kode berbentuk baster yang sama halnya memiliki 4 data.&#13;
&#13;
Kata Kunci: campur kode, tuturan guru, proses belajar mengajar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134909</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 14:53:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 11:38:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>