<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134873">
 <titleInfo>
  <title>PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI METAKOGNISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PINTU RIME GAYO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemahaman konsep merupakan kemampuan dasar yang perlu dikuasai siswa, karena dengan memahami konsep siswa dapat lebih terampil ketika menyelesaikan dan memahami soal-soal matematika serta dapat menemukan solusi dari permasalahan yang ada dalam matematika. Namun kenyataannya, pemahaman konsep matematis siswa belum maksimal, sehingga masih ada siswa yang kurang dalam memahami konsep matematis. Salah satu aspek yang dapat mempengaruhi pemahaman konsep matematis adalah kemampuan metakognisi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep matematis ditinjau dari kemampuan metakognisi siswa pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII/A SMP Negeri 1 Pintu Rime Gayo sebanyak 24 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket kemampuan metakognisi, tes pemahaman konsep matematis, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis sangat tergantung pada tingkat metakognisi siswa. Siswa dengan tingkat metakognisi tinggi cenderung memiliki pemahaman konsep yang tinggi juga. Kemudian siswa dengan tingkat metakognisi sedang menunjukkan pemahaman konsep yang berada pada tingkat kategori sedang. Sementara itu, siswa dengan tingkat metakognisi rendah menunjukkan pemahaman konsep yang lebih rendah juga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 14:29:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 15:37:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>