<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134835">
 <titleInfo>
  <title>KERJASAMA ANTAR PEMERINTAH GAMPONG BAROH GEUNTEUT DAN TENGOH GEUNTEUT KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INDUSTRIALISASI NILAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Defi Eliza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerjasama  desa  (Gampong)  merupakan  salah  satu  dari  penyokong  untuk memajukan  desa  (Gampong)  dengan  adanya  kerjasama  antar  desa  (Gampong) diharapkan  dapat  mempercepat  proses  peningkatan  kesejahteraan  masyarakat. Sehingga  suatu  pemerintah  yang  baik  itu  di  tingkat  desa  (Gampong),  juga membutuhkan  kerja  sama  antar  desa  (Gampong)  dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian dalam menciptakan kerjasama antara suatu pemerintahan desa (Gampong), dibutuhkan menejemen pemerintahan  yang baik,  agar  tidak  terjadinya  kesalahpahaman  dalam  komunikasi  antara  dua pemerintahan  tersebut.  Pemerintah  Gampong  Baroh  Geunteut  dan  Gampong Tengoh Geunteut telah bekerjasama dalam industrialisasi nilam, hal ini bertujuan untuk  menjalankan  suatu  roda  penggerak  sebuah  desa  dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan itu kedua desa terus berupaya untuk bekerjsama sehingga  sudah  menyepakati  untuk  membuat  pabrik  dan  jalan  akses  untuk mengambil  nilam.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  dan  menjelaskan program  kerjasama  antara  pemerintah  Gampong  Baroh  Geunteut  dan  Teungoh Geunteut  dalam  meningkatkan  kesejahteraan  masyarakat  di  kedua  gampong tersebut  serta  mengetahui  dan  menjelaskan  program  industrialisasi  nilam  bagi pemerintah  Gampong  Baroh  Geunteut  dan  Teungoh  Geunteut.  Penelitian  ini menggunakan teori Collaboratif Governance. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif,  dan  berjenis  penelitian  lapangan  (field  Research).  Data penelitian  diperoleh  melalui  observasi,  dokumentasi  dan  wawancara.  Hasil penelitian ini adalah dalam hal ini setelah dilakukan sebuah hubungan atau kerja sama Industrialisasi nilam antara gampong Baroh Geunteut dan Tengoh Geunteut bersama pihak Atsiri Research Canter USK dimana telah menghasilkan beberapa program  yang  dijalankan  atau  diimplementasikan  seperti  program  pembibitan, penyulingan,  dan  lain  sebagainya  telah  berjalan  efektif  dan  efesien.  Adapun hambatan dari gampong Baroh Geunteut adalah petani masih menerapkan metode tradisional  dalam  pengembangan  industrialisasi  nilam.  Dan  hambatan  dari gampong  Tengoh  Geunteut  adalah  para  petani  juga  masih  menerapkan  metode tradisional  dalam  menjalankan  program  kerja  sama  industralisasi  nilam,  mulai dari perawatan lahan, pemagaran lahan dan proses pasca panen serta penyulingan minyak nilam masih juga tradisioanal, peran pemerintah juga masih dinilai minim dalam  menfalisitasi  kebutuhan  dan  pembinaan  bagi  para  petani  nilam.  Dari  hasil analisis  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  kedua  gampong  sudah  mampu melakukan  kerjasama  guna  mensejahterakan  kehidupan  masyarakat,  dan hambatan  dari  kedua  gampong  juga  memiliki  hambatan  yang  sama  dalam  hal industrialisasi nilam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, harapan kepada petani  adalah  harus  mampu  memakai  peralatan  canggih  seperti  yang  diajarkan oleh  pihak  ARC.  Kemudian  kepada  pihak  ARC  harus  mampu  memberikan sosialisasi  yang  berkelanjutan  kepada  para  petani  agar  mampu  merubah  sistem kerja mereka.   &#13;
Kata  Kunci  :  Kerja  sama,  industrialisasi  Nilam,  Pemerintah  Gampong  Baroh Geunteut dan Tengoh Geunteut</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134835</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 13:16:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 10:47:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>