<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134831">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN DALAM EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.)RNTHE EFFECT OF CONCENTRATION AND DURATION OF IMMERSION IN SHALLOT EXTRACT (ALLIUM CEPA L.) ON THE GROWTH OF PATCHOULI (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) CUTTINGS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Oriza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam Aceh merupakan jenis nilam yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia karena memiliki kualitas sangat tinggi dan banyak diminati oleh pasar dunia. Tanaman nilam dibudidayakan secara vegetatif dengan teknik setek. Keberhasilan teknik setek dipengaruhi oleh pertumbuhan akar. Upaya dalam mempercepat pertumbuhan akar yaitu dengan menggunakan zat pengatur tumbuh. Salah satu zat pengatur tumbuh yang dapat diberikan pada setek nilam untuk merangsang pertumbuhan akar yaitu ekstrak bawang merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi, lama perendaman dalam ekstrak bawang merah serta mengetahui adanya interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah terhadap setek nilam Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lampuuk Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar yang terletak pada ketinggian 4,7 mdpl dengan titik koordinat 5o33’57”N, 95o23’12”E dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini berlangsung pada bulan Februari – Juli 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 4×3 dengan 3 kali ulangan. Faktor yang diteliti yaitu 4 taraf konsentrasi ekstrak bawang merah (30, 45, 60, dan 75%) dan 3 taraf lama perendaman (60, 120, dan 180 menit). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun umur 45 HSPT dan jumlah cabang umur 15 HSPT, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur 60 HSPT, dan jumlah cabang umur 0, 45 dan 60 HSPT. Pertumbuhan setek nilam Aceh terbaik dijumpai pada konsentrasi 75%. Lama perendaman setek nilam dalam ekstrak bawang merah berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 30 HSPT dan jumlah cabang umur 0 HSPT. Pertumbuhan setek nilam Aceh terbaik dijumpai pada lama perendaman 120 menit. Interaksi yang nyata antara konsentrasi dan lama perendaman ekstrak bawang merah terhadap tinggi tanaman umur 60 HSPT, jumlah daun umur 45 dan 60 HSPT. Pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan konsentrasi 75% dan lama perendaman 120 menit.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134831</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 13:04:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 10:42:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>