Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI MASYARAKAT SUKU KARO DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERLANGSUNGAN MERDANG MERDEM KERJA TAHUN DI ACEH TENGGARA
Pengarang
Novita Tambunan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zulfan - 196107081989101001 - Dosen Pembimbing I
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1910101010023
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sosiologi., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Etnis Karo, memiliki berbagai tradisi yang berhubungan dengan aspek kehidupan. Kampung Karo yang mayoritas masyarakat suku Karo sudah menetap sejak tahun 1940 hingga saat ini berada di Kabupaten Aceh Tenggara provinsi Aceh. Desa Kampung Karo dikatakan unik karena masyarakat memiliki budaya kerja tahun di Aceh dan kegiatan kerja tahun sama seperti yang dilakukan di tanah Karo. Kerja Tahun sebagai bentuk rasa ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang didapat oleh masyarakat Kampung Karo. Kerja Tahun menjadi momen penting dan yang dina ntikan oleh masyarakat Kampung Karo terkhusus karang taruna yang menjadikan acara Gendang guro-guro aron sebagai ajang mencari jodoh, menjalin kekerabatan semakin erat dan menjaga tali silatuhrami antar sesama. Kerja tahun sudah menjadi kebiasaan yang harus dipertahankan masyarakat Kampung Karo. Pesta kerja tahun dilaksanakan pada bulan Juli selama 2 hari 2 malam setiap tahunnya. Persiapan yang dilakukan pada pesta kerja tahun berkisar selama 3 bulan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh masyarakat suku Karo dalam mempertahankan keberlangsungan kerja tahun serta menganalisis cara pelaksanaan masyarakat Kampung Karo dalam mempersiapkan kerja tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnometodologi. Metode pengumpulan datanya dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Karo bekerja sama dalam mempersiapkan kerja tahun selama 3 bulan dengan memulai persiapan awal rapat atau runggu, gotong-royong membersihkan air binanga atau air besar, menyiapkan peralatan, mendekorasi pentas, dan latihan menari atau landek. Kegiatan dan persiapan yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Karo sama seperti yang dilakukan di tanah Karo, dalam mempertahankan keberlangsungan kerja tahun dengan melestarikan budaya suku Karo dan menanamkan nilai-nilai budaya pada anak sejak kecil, peran masyarakat ialah mengajarkan dan mengarahkan kaum muda-mudi agar menjaga kebudayaan identitas milik sendiri walaupun berada di luar daerah.
Kata Kunci: Suku Karo, Keberlangsungan, Kerja Tahun
The Karo ethnic group has various traditions related to aspects of life. Karo Village, where the majority of Karo people have lived since 1940 until now is in Southeast Aceh Regency, Aceh province. Kampung Karo village is said to be unique because the community has a culture of year-long work in Aceh and year-round work activities are the same as those carried out in Karo land. Year Work is a form of gratitude to God Almighty for the harvest obtained by the people of Kampung Karo. The Year Work is an important moment and one that is awaited by the people of Karo Village, especially the Karo Youth Organization which uses the Gendang Guro-guro Aron event as a place to find a soul mate, build closer relationships and maintain ties of friendship between people. Yearly work has become a habit that the people of Kampung Karo must maintain. Apart from that, the annual work party is held in July for 2 days and 2 nights every year. Preparations for the annual work party last around 3 months. The aim of this research is to analyze the efforts made by the Karo tribe community in maintaining the continuity of work in the year and to analyze the way in which the Karo Village community prepares for work in the year. This research uses qualitative research with an ethnomethodological approach. The data collection method is by conducting interviews, observation and documentation. Based on the results of the research, it was concluded that the people of Kampung Karo worked together in preparing for 3 months of yearly work by starting initial preparations for meetings or runggu, working together to clean binanga water or large water, preparing equipment, decorating the stage, and practicing dancing or landek. The activities and preparations carried out by the Karo Village community are the same as those carried out in Karo land, in maintaining the continuity of work throughout the year by preserving the culture of the Karo tribe and instilling cultural values in children from a young age, the role of the community is to teach and direct young people to maintain own cultural identity even though it is outside the region. Keywords: Karo Tribe, Sustainability, Years of Work
STRATEGI KELOMPOK “KREATIF KUBU” DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MILA RAHMATILLAH, 2023)
KEWENANGAN MAJELIS ADAT ACEH KABUPATEN ACEH TENGGARA TERHADAP PELESTARIAN NILAI BUDAYA ADAT PEMAMANEN PADA PESTA PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU ALAS (Hariana Alastawarni, 2025)
ETNOBOTANI TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK UPACARARNADAT BERDASARKAN MARGA DI SUKU KARO PADA KAWASANRNTANGKAHAN, KABUPATEN LANGKAT,RNPROVINSI SUMATERA UTARA (DELLA MELVINA, 2026)
KESENIAN GUNDALA-GUNDALA DALAM RITUAL MEMANGGIL HUJAN PADA MASYARAKAT KARO SUMATERA UTARA (Annisa Fadilatika, 2025)
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAHAN TERHADAP PDRB KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA (Cepat Barus, 2025)