KAJIAN FAKTOR DOMINAN DARI CONTRACT CHANGE ORDER TERHADAP KETERLAMBATAN PELAKSANAAN (DELAY) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN FAKTOR DOMINAN DARI CONTRACT CHANGE ORDER TERHADAP KETERLAMBATAN PELAKSANAAN (DELAY) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH


Pengarang

Khairul Mukhtar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101020116

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam melaksanakan kegiatan konstruksi, pengendalian waktu merupakan faktor
yang sangat menentukan dalam pelaksanaan konstruksi, banyak pcnnasalahan
yang menyebabkan delay pada suatu proyek konstruksi, salah satunya yaitu
terjadinya Contract Change Order pada suatu proyek konstruksi yang kerap
disebabkan olch faktor dcsain, faktor kebijakan, faktor kontraktual, faktor proses
pelelangan, faktor organisasi proyek dan faktor eksternal. Dari ke-6 faktor diatas
ingin diketahui faktor yang paling dominan yang menyebabkan terjadinya CCO
yang berdampak terhadap keterlambatan waktu pelaksanaan pada proyek
konstruksi gedung khususnya di kota Banda Aceh. Penelitian ini bcrtujuan untuk
mengidentifikasi faktor-faktor dominan penyebab terjadinya Contract Change
Order yang berdampak terhadap delay pada proyek konstruksi. Pengumpulan
data dilakukan dengan metode penyebaran kuesioncr kepada penyedia jasa
yang terdiri dari 32 kontraktor dengan kualifikasi perusahaan grade 5, 6, dan 7
dari perusahaan jasa konstruksi yang masih aktif dari tahun 2010-2012 di
Banda Acch. Kucsioncr terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer
diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang disebarkan kepada penyedia jasa
(kontraktor), sedangkan data sekunder bcrnpa data perusahaan yang disurvei,
alamat, serta kualifikasi masing-masing perusahaan. Pengolahan data dilakukan
dengan analisis reabilitas, validitas, dan deskriptif, untuk mengetahui
perbandingan dan hasil dominan yang berpengaruh dilakukan dengan analisisa
deskriptif. Dari hasil pengujian analisis deskriptif, diperoleh hasil tertinggi
dengan kualifikasi "berpengaruh" yaitu faktor desain .

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK