POTENSI ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ACTINOBACTERIA ASAL PANTAI ANYER BANTEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POTENSI ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ACTINOBACTERIA ASAL PANTAI ANYER BANTEN


Pengarang

Izzika Shafana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Yulvizar - 198101182006042001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2008104010063

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kasus resistensi bakteri dan radikal bebas semakin meningkat. Actinobacteria merupakan salah satu penghasil senyawa bioaktif, sehingga penelitian untuk meningkatkan diversifikasi senyawa metabolit sekunder yang dapat mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri yang dihasilkan oleh ekstrak Actinobacteria laut terhadap bakteri uji dan aktivitas antioksidan ekstrak Actinobacteria laut terhadap senyawa DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl) serta senyawa kimia yang terdapat di dalam ekstrak Actinobacteria laut yang berpotensi sebagai antibakteri dan antioksidan. Actinobacteria laut yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Pantai Anyer, Banten. Ekstrak Actinobacteria diperoleh dari hasil ekstraksi kultur fermentasi isolat ACT0117 menggunakan pelarut etil asetat. Pengujian aktivitas antibakteri ekstrak ACT0117 dilakukan dengan metode difusi cakram sedangkan aktivitas antioksidannya diuji menggunakan metode DPPH. Ekstrak juga diuji menggunakan LC-HRMS untuk mengetahui senyawa yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak ACT0117 memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Bacillus subtilis ATCC 6633. Hasil pengujian antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak ACT0117 dikategorikan sebagai senyawa antioksidan yang sangat lemah (IC50 1622,7). Pengujian LC-HRMS menunjukkan bahwa (3Z,6E)-N-Hydroxy-2,4,4,7-tetramethyl-6,8-nonadien-3-imine merupakan senyawa paling sedikit yang terdapat di dalam ekstrak ACT0117, sedangkan N-Acetyltyramine merupakan senyawa paling banyak yang terdapat di dalam ekstrak ACT0117 dan diduga berperan besar dalam aktivitas antibakteri dan antioksidan.

Kata Kunci: Actinobacteria, Antibakteri, Antioksidan, Pantai Anyer,
Senyawa aktif

The number of bacterial resistance cases and free radicals is increasing. Actinobacteria is one of the bioactive compound producers, thus research to increase the diversification of secondary metabolite compounds that can overcome those problems needs to be done. The purpose of this research was to determine the antibacterial activity produced by marine Actinobacteria extract against pathogen bacteria and the antioxidant activity of marine Actinobacteria extract against DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl) compounds also to acknowledge chemical compounds contained in marine Actinobacteria extract that have the potential as an antibacterial and antioxidant. The marine Actinobacteria that used in this research came from Anyer Beach, Banten. The Actinobacteria extract was obtained from the extraction of ACT0117 isolate fermentation culture using ethyl acetate as a solvent. The antibacterial activity of ACT0117 extract was tested using the disc diffusion method while its antioxidant activity was tested using the DPPH method. The extract was also tested using LC-HRMS to determine the compounds contained therein. The results showed that ACT0117 extract has antibacterial activity against Gram-positive bacteria Staphylococcus aureus ATCC 25923 and Bacillus subtilis ATCC 6633. Antioxidant test results showed that ACT0117 extract was categorized as a very weak antioxidant compound (IC50 1622,7). LC-HRMS test showed that (3Z,6E)-N-Hydroxy-2,4,4,7-tetramethyl-6,8-nonadiene-3-imine was the least abundant compound found in ACT0117 extract, while N-Acetyltyramine was the most abundant compound found in ACT0117 extract and consider to play a major role in antibacterial and antioxidant activity. Keywords: Actinobacteria, Active compound, Antibacterial, Antioxidant, Anyer Beach

Citation



    SERVICES DESK