<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134709">
 <titleInfo>
  <title>TRADISI JAMU LAUT DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS SOSIAL DI MASYARAKAT PESISIR DESA JARING HALUS KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fani Aulia Zuhri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tradisi jamu laut merupakan salah satu kearifan lokal yang ada di Desa Jaring &#13;
Halus, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tradisi ini dianggap sebagai identitas &#13;
kolektif yang mempersatukan masyarakat dan memperkuat hubungan sosial. &#13;
Solidaritas ini terwujud dalam kerjasama, saling membantu, dan perasaan &#13;
kebersamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan &#13;
pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara &#13;
mendalam dengan informan kunci, dan dokumentasi foto. Data dianalisis &#13;
menggunakan teori solidaritas Durkheim, yang berfokus pada masyarakat &#13;
mempertahankan tradisi jamu laut dan solidaritas masyarakat terhadap tradisi jamu &#13;
laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui bagaimana masyarakat &#13;
mempertahankan tradisi jamu laut sebagai bagian kearifan lokal dan bentuk &#13;
solidaritas sosial masyarakat pesisir terhadap tradisi jamu luat. Hasil temuan &#13;
penelitian menunjukkan bahwa tradisi jamu laut di Desa Jaring Halus masih &#13;
dilestarikan meskipun ada pergeseran budaya yang signifikan. Masyarakat &#13;
mempertahankan tradisi ini dengan berbagai cara, termasuk masyarakat desa &#13;
berpartisipasi aktif dalam ritual Jamu Laut, mulai dari persiapan hingga &#13;
pelaksanaan ritual. Ritual amu laut diselenggarakan secara berkala, biasanya sekali &#13;
setahun sekarang mennjadi tiga tahun sekali, pada waktu-waktu tertentu yang &#13;
dianggap penting. Orang tua dan tokoh masyarakat mengajarkan tradisi jamu laut &#13;
kepada generasi penerus agar tradisi ini terus dilestarikan dan melakukan sosialisasi &#13;
kepada masyarakat khusunya generasi penerus. Tradisi Jamu Laut telah disesuaikan &#13;
dengan zaman modern, misalnya dengan penggunaan media sosial untuk &#13;
mempromosikan ritual dan melibatkan generasi muda. Masyarakat desa &#13;
menunjukkan solidaritas yang kuat terhadap tradisi Jamu Laut. Tradisi ini dianggap &#13;
sebagai identitas kolektif yang mempersatukan mereka dan memperkuat hubungan &#13;
sosial. Solidaritas ini terwujud dalam kerjasama masyarakat dalam mempersiapkan &#13;
ritual tradisi jamu laut  mulai dari pengumpulan bahan-bahan hingga pelaksanaan &#13;
ritual. Tradisi jamu laut menciptakan rasa kebersamaan dan persatuan di antara &#13;
masyarakat desa. Masyarakat desa saling membantu dan mendukung satu sama lain &#13;
dalam melaksanakan ritual Jamu Laut. &#13;
Kata kunci : Tradisi jamu laut, upaya mempertahankan tradisi, solidaritas sosial</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 08:33:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 09:46:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>