<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134707">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA BANDA ACEH DI PEMILU SERENTAK TAHUN 2024 PADA PEMILIH PEMULA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hifni Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendidikan politik merupakan hal penting bagi pemilih pemula untuk memahami politik dan Pemilu. Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh merupakan instansi pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula di Kota Banda Aceh. Namun, pendidikan politik yang diselenggarakan belum berjalan secara maksimal karena terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kinerja Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh dalam melakukan penyelenggaraan pendidikan politik pada pemilih pemula di Pemilu tahun 2024. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori kinerja yang dikemukakan oleh Bernanndin &amp; Russel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada indikator kualitas pekerjaan, sosialisasi yang diselenggarakan tergolong belum efektif karena audien yang dituju hanya kepada mahasiswa. Pada indikator kuantitas pekerjaan, tergolong belum efektif karena penyelenggaraan pendidikan politik hanya dilakukan satu kali menjelang Pemilu. Pada indikator pengetahuan kerja, tim yang terlibat mendapatkan pembekalan sebelum sosialisasi dilaksanakan. Pada indikator inisiatif, tidak memiliki korelasi pada program yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh. Pada indikator kerja sama, Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh telah bekerja sama dengan instansi lain dalam memfasilitasi kegiatan tersebut. Pada indikator kreativitas, masih kurang inovasi sehingga tidak dapat menarik perhatian dari para audien. Pada indikator keandalan, Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh mengundang narasumber yang kompeten di bidangnya. Pada indikator kualitas diri, tidak memiliki korelasi dengan program yang dilaksanakan karena kualitas diri lebih mengarah pada personal pegawai Saran pada penelitian ini adalah Badan Kesbangpol Kota Banda Aceh harus lebih memperhatikan dalam penentuan sasaran audien, serta perlu adanya terobosan baru yang diberikan dalam melakukan sosialisasi pendidikan politik kepada pemilih pemula, misalnya melalui media sosial.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pendidikan, Pemilu, Pemilih Pemula, Kota Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134707</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 06:32:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 09:50:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>