Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL KECAMATAN MEUREUBO ACEH BARAT
Pengarang
Fathurrahman - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Asril - 196401131990031001 - Dosen Pembimbing I
Zikri Maulina Gaznur - 198902052019032018 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2005104010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Peternakan (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kerbau (Bubalus bubalis) merupakan salah satu jenis ternak ruminansia besar yang memiliki kemampuan khusus yang dapat bertahan hidup di rawa-rawa. Keberadaan ternak kerbau ini banyak dimanfaatkan oleh para petani sebagai dual purpose yakni penghasil daging dan susu yang dapat meningkatkan pendapatan para petani. Kerbau rawa merupakan salah satu sumber daya genetik ternak yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat Meurebo. Kerbau lokal dapat dimanfaatkan sebagai sumber daging, tenaga kerja, dan pupuk kandang. Kerbau lokal juga berperan dalam upacara adat dan ritual keagamaan.
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana penerapan aspek teknis pemeliharan kerbau lokal di Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2024 di Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat yang meliputi 5 Desa yaitu Desa Peunaga Cut Ujong, Paya Baro, Paya Peunaga, Ujong Tanoh Darat, dan Langung. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk memperoleh data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara langsung secara terbuka kepada pemilik ternak kerbau atau responden dengan memberikan beberapa pertanyaan yang telah dibuat sebelumnya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait, seperti data populasi ternak beserta dengan nama pemilik serta lokasi pemiliknya.Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kajian aspek teknis pemeliharaan kerbau lokal di Kabupaten Aceh Barat, antara lain: 1) pemuliaan dan reproduksi, 2) makanan, 3) tatalaksana pemeliharaan, 4) kesehatan, dan 5) kandang.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan aspek teknis pemeliharaan kerbau yang dilakukan peternak di Kecamatan Meureubo masih tergolong rendah dengan nilai 430,2 (43,02%). Apabila dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jendral Peternakan (1992). Hal ini dikarenakan cara pemeliharaan kerbau yang diterapkan masih secara esktensif dan turun temurun, reproduksi kerbau masih dilakukan secara alami, dan pemberian pakan dilakukan dengan cara melepas ternak ke padang pengembalaan.
Buffalo (Bubalus bubalis) is a type of large ruminant that has special abilities to survive in swamps. The existence of buffalo livestock is widely used by farmers as a dual purpose producer of meat and milk which can increase farmers' income. Swamp buffalo is one of the livestock genetic resources that has economic, social and cultural value for the Meurebo people. Local buffalo can be used as a source of meat, labor and manure. Local buffalo also play a role in traditional ceremonies and religious rituals. The aim of this research is to examine the extent to which technical aspects of local buffalo husbandry are implemented in Meurebo District, West Aceh Regency. This research was carried out in January - February 2024 in Meureubo District, West Aceh Regency, covering 5 villages, namely Peunaga Cut Ujong, Paya Baro, Paya Peunaga, Ujong Tanoh Darat, and Langung Villages. This research uses a survey method to obtain primary data and secondary data. Primary data was obtained by conducting open, direct interviews with buffalo owners or respondents by asking several questions that had been prepared previously. Meanwhile, secondary data was obtained from related agencies, such as livestock population data along with the name of the owner and the location of the owner. The parameters observed in this research were a study of the technical aspects of raising local buffalo in West Aceh Regency, including: 1) breeding and reproduction, 2) food , 3) maintenance management, 4) health, and 5) cage. Based on the research results, it can be concluded that the application of technical aspects of buffalo rearing by breeders in Meureubo District is still relatively low with a value of 430.2 (43.02%). When compared with the standards set by the Directorate General of Animal Husbandry (1992). This is because the method of raising buffalo is still applied extensively and has been passed down from generation to generation, buffalo reproduction is still carried out naturally, and feeding is done by releasing the livestock into grazing fields.
KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL RNDI KECAMATAN KAWAY XVI, ACEH BARAT (Rivaldy Akbar Lubis, 2024)
KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL DI KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA (HIKMAH ABRAR, 2024)
PERFORMANS REPRODUKSI KERBAU BETINA SEBAGAI SUMBER DAYA GENETIK TERNAK LOKAL DI KABUPATEN ACEH BARAT (Dinda Faras Jelita Naldi, 2024)
KAJIAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL DI KECAMATAN PASIE RAJA DAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN (ANNISA RAHMA, 2024)
KAJIAN PENERAPAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN KERBAU LOKAL DI KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA (FARAH ANNISA, 2025)