<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134685">
 <titleInfo>
  <title>BIOEKOLOGI PEMUTUSAN SIKLUS HIDUP LARVA AEDES AEGYPTI MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN SIRIH CINA  (PEPEROMIA PELLUCIDA L. KUNTH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nirwana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang berpotensi berbahaya, yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Salah satu cara untuk memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti adalah menggunakan daun sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth), yang dikenal sebagai tanaman liar. Daun sirih cina sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek ekstrak daun sirih cina dalam memutus siklus hidup larva Aedes aegypti dan menentukan konsentrasi yang paling efektif untuk membunuh larva tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), melibatkan 5 perlakukan (P0, P1, P2, P3 dan P4) yang diulang sebanyak 3 kali pada 25 larva Aedes aegypti instar III. Ekstraksi daun sirih cina diolah dengan evaporator dalam konsentrasi 0,20%, 0,40% dan 1%. Aquades digunakan untuk kontrol negatif (P0), abate digunakan untuk kontrol positif (P4). Parameter yang diamati adalah tingkat kematian larva Aedes aegypti. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih cina pada konsentrasi 0,20% dan 1% memberikan pengaruh yang signifikan terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti (p &lt; 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberikan, semakin besar tingkat kematian larva, yang menunjukkan bahwa berbeda sangat nyata. &#13;
&#13;
Kata kunci:&#13;
Larva Aedes aegypti, Daun sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth), Ekstraksi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134685</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-02 22:19:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 09:39:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>