Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGERINGAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) MENGGUNAKAN ALAT PENGERING TIPE BAK MODEL SILINDER DENGAN BAHAN BAKAR MINYAK TANAH
Pengarang
Marhamah Fitri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205106010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009
Bahasa
Indonesia
No Classification
660.284 26
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan penting
selain gandum dan padi. Penduduk beberapa wilayah di Indonesia
menggunakannya sebagai bahan pangan pokok. Selain itu, jagung juga
digunakan sebagai pakan ternak. Salah satu tahapan penting dalam penanganan
pasca panen jagung adalah proses pengeringan. Proses pengeringan yang
umum dilakukan di rnasyarakat yaitu dengan cara konvensional, yaitu dengan
memanfaatkan sinar matahari. Yang menjadi kendala dalam proses
pengeringan dengan cara ini adalah di waktu musim penghujan, dimana panas
yang dibutuhkan untuk mengeringkan jagung tidak terus menerus ada sehingga
proses pengeringan yang berlangsung akan terhambat. Ha1 demik.ian
mendorong perlunya mencoba suatu metode pengeringan dengan menggunakan
suatu alat pengering yang dapat mcngatasi permasalahan tcrsebut sehingga
dapat meningkatkan kualitas jagung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menguji kinerja alat pengering tipe bak model silinder untuk pengcringan
jagung (Zea mays L.) dengan bahan bakar min yak tanah.
Alat pengering tipe bak model silinder ini mempunyai tiga bagian
utama yaitu ruang pengering, ruang pembakaran yang dilengkapi dengan
penukar panas, dan blower. Dari hasil penelitian diperoleh data distribusi
temperatur pada ruang pengering yaitu antara 32 C sampai dengan 60 °C,
temperatur ruang plenum berkisar pada 60 "C sampai dengan 70 C, dan
temperatur ruang pembakaran berkisar pada I 20 °C sampai dengan 185 C.
Distribusi kelembaban relatif pada ruang pengering berada pada kisaran 57%
sampai dengan 86.3%. Kecepatan udara pada outlet blower Penurunan
kadar air jagung dari kadar air awal 62% bb menjadi 19.05% bb pada
tumpukan jagung bagian bawah dan pada tumpukan bagian atas sebesar
13 mis. 22,73% bb setelah dikeringkan selama 7 jam. Sedangkan effisiensi
pengeringan adalah sebesar 58.08%.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA KELAYAKAN PENGERING IKAN KEUMAMAH DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI PANASRNDARI BAHAN BAKAR (Roni Fahlefi, 2024)
TEKNIK PENGERINGAN IKAN KAYU (KEUMAMAH) DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI BAHAN BAKAR SEBAGAI ENERGI PANAS (Rizayani, 2024)
KAJIAN TERHADAP SISTEM PENGERING TEPUNG DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI BAHAN BAKAR MINYAK (MAULIDAR, 2024)
PENGERINGAN KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANA WILD) MENGGUNAKAN ALAT PENGERING TIPE BAK MODEL SILINDER DENGAN BAHAN BAKAR GAS ELPIJI (Syukur Hidayatullah, 2017)
KAJI KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DENGAN LALUAN TERHAMBAT PADA ALAT PENGERING (Faisal Amir, 2024)