<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134545">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HARGA DIRI SISWA BERPRESTASI DI SMA NEGERI BIREUEN DAN SMK NEGERI 1 BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Putroe Sausan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Harga diri dan prestasi siswa saling berhubungan erat dalam banyak aspek. Harga diri yang positif dapat menjadi pendorong utama bagi siswa untuk mencapai prestasi yang tinggi. Harga diri rendah juga dapat mempengaruhi prestasi siswa. Ketika siswa memiliki harga diri rendah, mereka cenderung merasa tidak berharga, kekurangan rasa percaya diri, mudah merasa terhina atau disalahkan, serta sulit menerima pujian atau penghargaan dari orang lain. Orang dengan harga diri rendah juga mungkin sering merasa cemas, takut gagal, atau menghindari situasi-situasi yang menantang.. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran harga diri siswa berprestasi pada siswa SMAN 1 Bireuen dan SMKN 1 Bireuen, Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI tahun ajaran 2023/2024 dari 2 sekolah yaitu SMAN 1 Bireuen dan SMKN 1 Bireuen yang berjumlah 1.431 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 312 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala harga diri siswa berprestasi yang di susun berdasarkan 4 aspek yang dikembangkan oleh Coopersmith yaitu Power (kekuasaan), Significance (keberartian), Virtue (Kebajikan) dan Competence (kemampuan). Hasil penelitian menunjukkan harga diri siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Bireuen berada dalam kategori sedang memperoleh 29% dengan jumlah 45 orang siswa, sedangkan harga diri siswa berprestasi di SMK Negeri 1 Bireuen berada dalam kategori sangat rendah memperoleh 38% dari 59 siswa. Hasil penelitian menunjukkan harga diri siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Bireuen dan SMK Negeri 1 Bireuen di kalkulasikan dalam 5 (lima) kategori, yaitu: kategori sangat tinggi memperoleh 5% dengan jumlah 14 orang siswa, pada kategori tinggi memperoleh 25% dengan jumlah 79 siswa, pada kategori sedang memperoleh 41% dengan jumlah 128 siswa, di kategori rendah memperoleh 24% dengan jumlah 76 siswa, dan di kategori sangat rendah memperoleh 5% dengan jumlah 14 orang siswa. Dapat disimpulkan bahwa harga diri siswa berprestasi di SMA Negeri 1 Bireuen dan SMK Negeri 1 Bireuen sedang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-02 14:33:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 14:33:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>