<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1345">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT PENGETAHUAN PENJAJA JAJANAN TERHADAP BAHAN TAMBAHAN MAKANAN BERBAHAYA PADA JAJANAN DI SEKOLAH DASAR SE-KABUPATEN &#13;
ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Wahyuni Omi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian berjudul “Tingkat Pengetahuan Penjaja Jajanan Terhadap Bahan Tambahan Makanan Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar se-Kabupaten Aceh Tengah” pengambilan sampel di lapangan telah dilaksanakan mulai dari tanggal 18 Februari s.d 18 Maret 2013. Penelitian ini bertujuan  mengetahui Tingkat Pengetahuan Penjaja Jajanan Terhadap Bahan Tambahan Makanan Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar se-Kabupaten Aceh Tengah. Subjek penelitian ini adalah penjaja jajanan di Sekolah Dasar se-Kabupaten Aceh Tengah dari 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Lut Tawar, Kebayakan, Bebesen, Pegasing , dan Bintang sebanyak 108 orang dengan rician 50 orang dari 5 kecamatan tersebut. Metode penelitian adalah metode survei. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase (%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa penjaja jajanan di Sekolah Dasar se-Kabupaten Aceh Tengah memiliki pengetahuan yang cukup karena 68% dari 50 responden mendapat kategori cukup dengan jumlah 34 responden. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaja jajanan di Sekolah Dasar se-Kabupaten Aceh Tengah memiliki pengetahuan yang cukup terhadap bahan tambahan makanan berbahaya seperti pengawet dan pewarna.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD ADDITIVES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD SAFETY</topic>
 </subject>
 <classification>641.308</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1345</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-09-18 21:59:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-22 12:07:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>