<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134331">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MARINASI GULA LONTAR CAIR (BORASSUS FLABELLIFER) PADA DAGING AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP TOTAL PLATE COUNT, DAYA IKAT AIR, DAN PROTEIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABIELA HELDY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daging ayam petelur afkir adalah bahan pangan asal ternak yang terkandung zat-zat gizi yang tinggi. Komponen gizi daging ayam petelur afkir sebagian besar terdiri atas 56 % air, 25,4% protein, dan 3 % - 7,3 % lemak. Kandungan protein dan kadar air yang terdapat di dalam daging ayam petelur afkir tersebut merupakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme, oleh karena itu daging termasuk bahan pangan yang cepat mengalami kerusakan yang dapat menurunkan daya simpan. Salah satu cara meningkatkan daya simpan adalah dengan marinasi menggunakan gula lontar cair. Adanya penambahan kadar gula yang ke dalam bahan pangan mengakibatkan air dalam bahan pangan menjadi terikat dan aktivitas air yang rendah dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme sehingga bahan pangan tidak cepat mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi gula lontar cair terhadap total plate count, daya ikat air dan protein.&#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Program Studi Peternakan dan Laboratorium Mikrobiologi Pangan dan Hasil Pertanian, serta Laboratorium Analisis Pangan dan Hasil Pertanian Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dari 4 perlakuan (lama perendaman) dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan dengan lama perendaman yang berbeda. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (tanpa penambahan gula lontar cair), P1 (marinasi selama 2 jam), P2 (marinasi selama 5 jam), dan P3 (marinasi selama 8 jam). Parameter yang diuji terdiri dari pengujian plate count, daya ikat air dan protein pada daging.&#13;
&#13;
Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa proses marinasi pada daging ayam petelur afkir dengan gula lontar cair berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134331</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 18:04:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-03 09:18:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>