<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134287">
 <titleInfo>
  <title>POLA PENDAMPING TENAGA FASILITATOR LAPANGAN DALAM KEBERHASILAN PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (STUDI KASUS DI DESA COT BEUT, KEC. KUTA BARO, KAB. ACEH BESAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARYAMI AHYANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Program BSPS merupakan dana yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah oleh pemerintah. Program ini bertujuan guna mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi akibat pembangunan rumah yang asal-asalan dan tidak memenuhi kriteria layak huni. Pada pelaksanaanya TFL menjadi komponen yang sangat penting dalam pendampingan penerima bantuan untuk menyukseskan program BSPS. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola pendampingan fasilitator pada keberhasilan program BSPS di Aceh besar. Penelitian ini menerapkan metode pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menerapkan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini memakai teori strukturasi Anthony Giddens pada pola pendampingan TFL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TFL memegang peran penting dalam mendampingi masyarakat penerima manfaat untuk memastikan keberhasilan program. Pendampingan yang dilakukan oleh TFL mencakup berbagai aspek mulai dari sosialisasi, bimbingan teknis, hingga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. TFL menghadapi beberapa tantangan dalam proses pendampingan, seperti rendahnya partisipasi masyarakat dan perbedaan budaya antara fasilitator dan penerima manfaat. Namun, TFL berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan melakukan pendekatan kearifan lokal, berkoordinasi dengan perangkat desa, dan mempelajari budaya setempat. Pendampingan yang efektif dari TFL juga terlihat dari evaluasi kinerja mereka, di mana mereka mampu mencapai target yang cukup baik dalam aspek fasilitasi dan pelaksanaan program. Dengan demikian, program BSPS memiliki potensi besar untuk sukses, asalkan dilakukan perbaikan berkelanjutan dalam aspek pelaporan, peningkatan kapasitas TFL, dan penguatan partisipasi masyarakat.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pola Pendampingan, TFL, Teori Strukturasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134287</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 16:13:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-02 15:10:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>