<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134271">
 <titleInfo>
  <title>KONTROL OPTIMAL MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN PENYAKIT MPOX DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT DAN PEMBERIAN ANTIVIRUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nabila Ikhsani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Matematika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan jumlah kasus infeksi mpox di wilayah non-endemik pada tahun 2022 menjadikan penyakit ini sebagai darurat global. Amerika serikat merupakan salah satu wilayah non-endemik yang terdampak akibat paparan virus mpox. Dinamika penyebaran mpox dapat direpresentasikan dengan membentuk model matematika. Model matematika yang dibentuk ialah SEIR-SEI (Susceptible, Exposed, Infected, Recovered) dengan model SEIR pada populasi manusia dan SEI pada populasi hewan. Selain itu, populasi manusia dibagi menjadi populasi manusia dengan risiko rendah (manusia sehat) dan populasi berisiko tinggi. Hal ini berdasarkan tinggi rendahnya risiko komplikasi yang muncul setelah mengalami infeksi. Analisis model matematika dilakukan dengan mencari titik kesetimbangan dan kriteria kestabilan disekitar titik kesetimbangan tersebut. Model yang telah dianalisis kemudian akan dikontrol dengan perilaku hidup sehat (u_1), pemberian antivirus (u_2), dan kesadaran diri (u_3) dengan tujuan untuk meminimalkan penyebaran. Visualisasi penyebaran dapat diperoleh dengan melakukan simulasi numerik. Simulasi numerik dilakukan dengan mendiskritisasi persamaan state dan costate menggunakan metode Runge-Kutta orde 4 dengan pendekatan forward-backward sweep. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan perilaku hidup sehat (94,34%)  dan kesadaran diri (67,19%), serta pemberian antivirus (85,27%) secara bersama-sama dapat menurunkan jumlah individu terinfeksi hingga 65,95%.&#13;
&#13;
Kata kunci: Mpox, model SEIR-SEI, kontrol optimal, perilaku hidup sehat, antivirus tecovirimat, kesadaran diri&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134271</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 15:48:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-02 14:58:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>