<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134211">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF LANGUAGE STYLE USED BY FEMALE STUDENTS IN WHATSAPP STATUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Quennie Raudhatul Zanna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan gaya bahasa di WhatsApp sangat bervariasi, yang mencerminkan luasnya fungsi aplikasi dan beragamnya fitur yang dapat digunakan. Fokus dari penelitian ini adalah penggunaan gaya bahasa dalam pembaruan status WhatsApp oleh mahasiswi di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Syiah Kuala, karena mereka memiliki karakteristik latar belakang yang sama, termasuk usia, latar belakang pendidikan, status sosial, dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk memberikan jawaban atas pertanyaan penelitian. Data yang dikumpulkan dari status WhatsApp dianalisis dengan menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Cara-cara untuk menganalisis data adalah; memilih, mengelompokkan, mengklasifikasikan, mengidentifikasi pola, dan membuat kesimpulan. Analisis tersebut mengidentifikasi empat gaya bahasa, seperti yang diusulkan oleh Mandell dan Kriszner (2003), yaitu gaya bahasa gaul, bahasa sehari-hari, gaya bahasa formal, dan gaya bahasa informal. Total data yang dikumpulkan selama dua minggu penelitian adalah 174 data. Setelah dilakukan pengamatan, diketahui bahwa gaya bahasa yang dominan digunakan adalah bahasa sehari-hari, yaitu 85 data (49%), gaya bahasa informal 51 data (29%), gaya bahasa gaul 33 data (19%), dan gaya bahasa formal 5 data (3%). Isi dari status WhatsApp sering kali berkaitan dengan kegiatan sehari-hari mahasiswa, perasaan mereka, atau hal-hal acak yang didapatkan dari aplikasi lain dan disajikan dalam bentuk status WhatsApp. Dengan melakukan penelitian mengenai penggunaan gaya bahasa, diharapkan orang lain dapat memperoleh wawasan mengenai gaya bahasa, sehingga dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi secara efektif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134211</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 13:37:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-02 11:29:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>