Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN INDUSTRI KREATIF TERHADAP PENGEMBANGAN KERAJINAN BATOK KELAPA PADA ERA MODERN DI DESA BLANG BARO NAGAN RAYA
Pengarang
Fathiaturrahmah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing I
Nurbaiti - 197607082018012101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2006104010008
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Fathiaturrahmah (2024). Peran Industri Kreatif Terhadap Pengembangan Kerajinan
Batok Kelapa Pada Era Modern di Desa Blang Baro Nagan Raya
Kerajinan batok kelapa memiliki potensi untuk dikembangkan secara kompleks menjadi sebuah industri kreatif yang bernilai tinggi. Produk batok kelapa yang awalnya diperjualbelikan kurang menarik minat pembeli karena unsur estetika dan pemasaran yang kurang menarik, karena itu pada era modern ini diperlukan kreativitas dan inovasi. Pengembangan kerajinan batok kelapa dan peran industri kreatif terhadap kerajinan ini perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran industri kreatif terhadap pengembangan kerajinan batok kelapa pada era modern di desa Blang Baro Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 pihak yaitu pengrajin, pemerintah, dan anggota komunitas UMKM di desa Blang Baro Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran pengrajin dalam mengembangkan kerajinannya yaitu dengan meningkatkan kualitas produk, serta menciptakan inovasi baru terhadap produk yang dihasilkan. Para pengrajin berpartisipasi terhadap program-program yang dibuat oleh pemerintah agar berjalan dengan semestinya. Komunitas yang dibentuk oleh para pengrajin juga memiliki peran dalam meningkatkan produk- produk mereka menjadi industri kreatif dengan tujuan saling bertukar informasi, melakukan kolaborasi, dan membuat program khusus yang bisa mengembangkan usaha pengrajin satu sama lain. Peran industri kreatif terhadap perkembangan kerajinan batok kelap dijalankan oleh pemerintah sebagai katalisator dan fasilitator, dengan membuat program-program pemberdayaan yang diperuntukkan kepada para pengrajin. Peran industri kreatif dalam mengembangkan kerajinan batok kelapa adalah dengan membuat program-program penyuluhan bagi para pengrajin, membuat acara festival dan bazar yang diikuti oleh pengrajin untuk memajang kerajinannya kepada konsumen. Peran pemerintah dalam hal ini sangat bagus, dapat membuat aplikasi khusus SIDUMNARA, Brosur, dan kartu nama untuk para pengrajin.
Kata Kunci: Peran industri kreatif, Kerajinan, Batok Kelapa.
Fathiaturrahmah (2024). The Role of The Creative Industry In The Development of Coconut Shell Crafts In The Modern Era In Blang Baro Village Nagan Raya The coconut shell handicraft has the potential to be developed into a high-value creative industry. The role of the creative industry as a facilitator and catalyst for this development needs to be considered. Artisans and the government must collaborate to transform coconut shell handicrafts into a high-value creative industry. This research aims to explore the role of the creative industry in the development of coconut shell handicrafts in the modern era in Blang Baro village, Nagan Raya. The research method used is descriptive qualitative. The subjects of this study include three parties: artisans, the government, and members of the UMKM community in Blang Baro Village, Seunagan District, Nagan Raya Regency. Data collection techniques involve observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity checks in qualitative research are performed through credibility tests, including prolonged observation, triangulation for credibility testing, and member checks. The results show that the creative industry plays a significant role in the development of coconut shell handicrafts, with the government acting as both a catalyst and facilitator. Empowerment programs include extension services, festivals, bazaars, and promotion through the SIDUMNARA application, brochures, and business cards. Artisans are expected to improve product quality, innovate, and contribute with government programs. Additionally, artisan communities play a crucial role in sharing information, collaborating, and developing their businesses together. Effective collaboration among artisans, the government, and the community is essential for the success of the implemented programs. Keywords: Role of the creative industry, handicrafts, coconut shells.
PERKEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN BATOK KELAPA DI GAMPONG UJONG KAREUNG KECAMATAN SUKAJAYA, SABANG, 2005-2017 (Ika Nadia Lestari, 2017)
RANCANG BANGUN MESIN KERAJINAN BATOK KELAPA FOUR IN ONE (FAKHRUL RAZI, 2024)
PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA UNTUK PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN DI USAHA BATOK CRAFT ABDYA (NANA SURIANA, 2018)
UJI KINERJA MESIN KERAJINAN LIMBAH BATOK KELAPA (Annisa Chair Andriani, 2025)
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERA.JINAN ROTAN DI DESA KUEH KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (Sri Haryana, 2021)