<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="134091">
 <titleInfo>
  <title>PREPARASI KARBON AKTIF DARI LIMBAH CANGKANG MELINJO (GNETUM GNEMON) SEBAGAI ADSORBEN  DENGAN  METODE HIDROTERMAL YANG TERAKTIVASI NAOH UNTUK MENGADSORPSI ZAT WARNA METILEN BIRU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nelly Nurliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metilen biru (MB) merupakan pewarna sintesis yang paling sering digunakan sebagai zat warna pada industri tekstil. Penelitian ini menggambarkan adsorpsi MB menggunakan limbah cangkang melinjo (Gnetum gnemon) teraktivasi basa NaOH. Pembuatan arang aktif cangkang melinjo dilakukan dengan karbonisasi menggunakan hidrotermal pada temperatur 200°C selama 2 jam dan diaktivasi dengan basa NaOH dengan variasi konsentrasi 1, 2, 3 dan 4 M selama 24 jam. Karbon aktif optimum pada konsentrasi NaOH 4 M. Arang aktif cangkang melinjo sebelum dan sesudah aktivasi dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Scanning Electron Microscope Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Hasil FTIR adsorben cangkang melinjo memiliki gugus -OH, -CH, C=C, C-O dan C-H sedangkan. Hasil SEM cangkang melinjo sebelum aktivasi memiliki permukaan yang lebih kasar dan terdapat banyak pengotor dibandingkan dengan setelah aktivasi permukaan lebih memadat, lebih rata dan lebih bersih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya serap arang aktif terhadap zat warna metilen biru berdasarkan parameter waktu kontak, pH dan konsentrasi adsorbat. Cangkang melinjo yang teraktivasi dapat mengadsorpsi zat warna metilen biru pada pH 6 dengan waktu kontak optimum 35 menit. Adsorpsi metilen biru mengikuti pola isoterm Langmuir dengan kapasitas serapan maksimum (Qmaks) sebesar 357,14 mg/g. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa arang aktif cangkang melinjo yang diaktivasi dengan menggunakan basa NaOH berpotensi digunakan sebagai adsorben zat warna metilen biru.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADSORPTION - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>541.335</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>134091</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 10:46:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-04 14:53:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>