<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133997">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN FUNGISIDA BERBAHAN AKTIF CAMPURAN TERHADAP PENGENDALIAN PHYTOPHTHORA INFESTANS PENYEBAB PENYAKIT HAWAR DAUN DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL TANAMAN TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARHANA ANISA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tomat termasuk kelas buah penting yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan sumber pendapatan tinggi yang dapat dilihat dari banyaknya permintaan pasar dalam negeri dan luar negeri. Namun, produksi tomat Indonesia masih tergolong rendah karena seringnya terserang penyakit yang merugikan petani, salah satunya penyakit hawar daun oleh Phytophthora infestans. Untuk mengatasi masalah tersebut, dapat menggunakan fungisida berbahan aktif campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fungisida berbahan aktif campuran dalam mengendalikan P. infestans dan meningkatkan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Learning and Development Center Syngenta, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dengan ketinggian 981 meter di atas permukaan laut (mdpl). Penelitian ini berlangsung dari September 2023 sampai Januari 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Non Faktorial yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga didapatkan 16 unit percobaan. Perlakuan fungisida yang diteliti adalah 1,2 ml L-1  fungisida Oxathiapiprolin + Famoxadone, 1,6 ml L-1 fungisida Oxathiapiprolin + Azoxystrobin, dan 4 ml L-1 fungisida Oxathiapiprolin + Chlorothalonil. Hasil penelitian dari pengujian berbagai fungisida campuran menunjukkan fungisida berbahan aktif campuran berpengaruh sangat nyata terhadap insidensi penyakit, intensitas serangan penyebab penyakit umur 42, 49, 56, 63, dan 70 HST, tinggi tanaman umur 42, 49, dan 56 HST, bobot buah per tanaman, dan jumlah buah per tanaman. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 35 HST, namun berpengaruh tidak nyata terhadap intensitas serangan penyebab penyakit umur 35 HST dan masa inkubasi penyakit.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Fungisida, Tomat, Campuran</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TOMATOES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGICIDES - AGRICULTURAL USE</topic>
 </subject>
 <classification>632.952</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133997</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 22:35:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-06 16:11:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>