<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133977">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP DEBIT DI DAS KRUENG ACEH MENGGUNAKAN METODE F.J. MOCK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAFISA ULFIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu wilayah daratan yang terdiri dari sungai-sungai dan anak-anak sungai yang secara alami menampung, menyimpan, dan mengalirkan air. DAS Krueng Aceh merupakan salah satu daerah aliran sungai terbesar di Provinsi Aceh, yang secara administratif terletak di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. DAS Krueng Aceh memiliki luas sebesar 1.747,86 km2, DAS Krueng Aceh berfungsi sebagai sumber air utama bagi masyarakat setempat. Curah hujan memainkan peran penting dalam menentukan jumlah air yang masuk kedalam DAS Krueng Aceh, dan akan mempengaruhi volume serta kecepatan aliran sungai yang mengalir melalui wilayah DAS tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, dari tahun 2001-2020 jumlah curah hujan di Stasiun BMKG Indrapuri cenderung mengalami kenaikan pada setiap tahunnya. Peningkatan curah hujan ini berpotensi meningkatkan debit aliran sungai, sehingga dapat mengalirkan lebih banyak air ke sungai-sungai dalam waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis respon hidrologis DAS Krueng Aceh terhadap masukan curah hujan serta menganalisis hubungan antara debit simulasi model Mock dengan debit observasi. Metode yang digunakan untuk mensimulasi debit adalah model F.J. Mock, model ini dipilih dikarenakan perhitungan prediksi debit pemodelannya akurat dan lebih memperhitungkan kondisi alam yang mempengaruhi daerah aliran sungai tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode F.J. Mock diperoleh nilai debit simulasi DAS Krueng Aceh periode rata-rata (2019-2023) yang tertinggi pada bulan Januari sebesar 64,68 m3/s dan terendah pada bulan Agustus sebesar 25,88 m3/s. Debit observasi dengan debit simulasi Mock mempunyai korelasi yang kuat hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,91 dan respon masukan curah hujan terhadap debit DAS Krueng Aceh saling berhubungan dimana jika curah hujan meningkat maka debit aliran sungai DAS Krueng Aceh juga akan mengalami peningkatan dan sebaliknya jika curah hujan menurun maka debit aliran sungainya juga akan mengalami penurunan. Namun debit sungai tidak hanya dipengaruhi oleh curah hujan ada banyak faktor lain yang mempengaruhi jumlah debit sungai misalnya faktor evapotranspirasi, infiltrasi, kapasitas penyimpanan air, jenis vegetasi, kondisi tanah, dan pengaruh manusia. &#13;
Kata kunci: Daerah Aliran Sungai, Curah Hujan, Prediksi Debit, Debit Observasi, Model Hidrologis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133977</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 21:54:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 11:27:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>