<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133967">
 <titleInfo>
  <title>PERAN DAN TANTANGAN INISIATOR PEREMPUAN PADA KELOMPOK MPU UTEUN DALAM MENJAGA FUNGSI HUTAN (STUDI KASUS LPHK DAMARAN BARU KABUPATEN BENER MERIAH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MELISA ALFINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tergerak oleh kepedulian dan rasa tanggung jawab yang tinggi, seorang perempuan di Kampung Damaran Baru membentuk sekelompok perempuan “Mpu Uteun” untuk mengambil tindakan perubahan penyelaman hutan di Damaran Baru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimama peran dan tantangan yang di hadapi inisiator perempuan dalam usahanya menjaga fungsi hutan melalui kelompok Mpu Uteun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis peran dan tantangan yang dihadapi Mpu Uteun, penelitian ini menggunakan Teori Strukturisasi Anthonny Giddens. Hasil penelitian menujukkan bahwa kelompok Mpu Uteun memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian hutan di Damaran Baru. Yaitu melakukan patroli hutan sebagai bentuk pelestarian hutan, penegakan hukum lingkungan sebagai bentuk kebebasan seluruh gender dalam mengambil peran untuk menjaga hutan dan berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Kesuksesan Mpu Uteun dalam menjaga hutan tentu tidak terlepas dari tantangan yang harus mereka hadapi, yaitu: kesulitan dalam proses perijinan SK Pengelolaan hutan, kurangnya dukungan pemerintah dan adanya stigma negatif dari masyarakat setempat. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Peran, Tantangan, Inisiator Perempuan, Kerusakan Hutan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 21:34:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 11:09:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>