HUBUNGAN ANTARA HUMOR STYLE DENGAN TINGKAT STRES DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA UNSYIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA HUMOR STYLE DENGAN TINGKAT STRES DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA UNSYIAH


Pengarang

Tazraini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101130007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stres dapat dialami oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Salah satu upaya coping stres adalah dengan humor. Cara seseorang menggunakan humor (humor style) dapat dibagi menjadi empat dimensi, yaitu: affiliative humor, self-enhancing humor, aggressive humor, dan self-defeating humor. Penelitian ini melibatkan 292 mahasiswa Unsyiah yang sedang menyusun skripsi, 176 perempuan dan 116 laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara humor style dengan tingkat stres dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Unsyiah. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Humor Style Questionnaire oleh Martin et al. (2003) dan Skala Tingkat Stres yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Sarafino dan Smith (2011). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson pada aggressive humor dengan r = 0.227, p = 0.000 (p < 0.05) dan self-defeating humor dengan r = 0.212, p = 0.000 (p < 0.05) menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara aggressive humor dan self-defeating humor dengan tingkat stres, sedangkan teknik Spearman Correlation digunakan pada self-enhancing humor dengan r = 0.063, p = 0.280 (p > 0.05) menunjukkan tidak ada hubungan dengan tingkat stres, dan pada affiliative humor dengan r = -0.061, p = 0.298 (p > 0.05) juga menunjukkan tidak ada hubungan dengan tingkat stres. Adapun tingkatan stres yang dialami mahasiswa yang sedang menyusun skripsi adalah 44 orang (15%) stres rendah, 195 orang (66,8%) stres sedang, dan 53 orang (18,2%) yang mempunyai tingkat stres yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki kecenderungan menggunakan aggressive humor dan self-defeating humor akan menunjukkan tingkat stres yang tinggi dalam menyusun skripsi.
Kata Kunci : Stres, Humor Style, Mahasiswa, Skripsi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK