<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133881">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MULTI ARM-BANDIT DAN PARTITION AROUND MEDOID (PAM) DALAM PENGELOMPOKAN STATUS KETAHANAN PANGAN DI PULAU SUMATRA TAHUN 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAILA ANASTASYA ANSHOR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menerapkan metode Multi Arm-Bandit dan Partition Around Medoid (PAM) untuk mengelompokkan status ketahanan pangan di Pulau Sumatra pada tahun 2022. Permasalahan pangan di Indonesia menjadi semakin kompleks dengan tantangan yang meliputi ketersediaan pangan, aksesibilitas, dan ketahanan pangan. Data diperoleh dari Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA). Metode Multi Arm- Bandit digunakan untuk menentukan variabel yang paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, sementara metode PAM digunakan untuk klasterisasi berdasarkan medoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PAM efektif dalam mengelompokkan kecamatan di Pulau Sumatra berdasarkan variabel ketahanan pangan. Variabel signifikan yang ditemukan meliputi kemiskinan, pengeluaran pangan, akses listrik, akses air bersih, tingkat pendidikan perempuan, tenaga kesehatan, angka kesakitan, dan prevalensi stunting. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemerintah dan Badan Pangan Nasional dalam merancang program peningkatan ketahanan pangan di berbagai wilayah di Pulau Sumatra, serta menjadi referensi bagi peneliti lain yang menerapkan metode serupa dalam analisis data kompleks</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133881</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 13:13:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 15:49:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>