<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133873">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN EFEK EKSTRAK SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) DAN ANDROGRAPANIN TERHADAP PENGHAMBATAN AKTIVASI NF-κB PADA PEMBENTUKAN SYNCYTIA OLEH RNSARS-COV-2 DENGAN MODEL SEL HEK293T</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anisa Devi Cahyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Andrographis paniculata (sambiloto) merupakan tanaman obat tradisional yang telah menunjukkan aktivitas antivirus dan antiinflamasi yang menjanjikan. Sambiloto dan senyawa aktifnya telah menjadi perhatian peneliti untuk dieksplorasi lebih lanjut. Salah satunya dalam pencegahan keparahan infeksi virus SARS-CoV-2 melalui jalur aktivasi NF-κB p65 beserta pembentukan syncytia akibat infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas ekstrak A. paniculata dan senyawa andrograpanin terhadap penghambatan aktivasi NF-κB dan pembentukan syncytia secara in vitro, dengan menggunakan sel model HEK293T yang mengekspresikan protein spike Delta/p65-EGFP berserta protein reseptor ACE2/TMPRSS2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Pengujian meliputi uji sitotoksisitas ekstrak A. paniculata dan senyawa andrograpanin menggunakan metode MTT assay, konfirmasi transfeksi plasmid target menggunakan IF staining, dan uji penghambatan A. paniculata dan andrograpanin terhadap aktivasi NF-κB serta pembentukan syncytia. Parameter dalam penelitian ini adalah efek sitotoksik ekstrak dan penghambatan aktivasi NF-κB pada pembentukan syncytia. Data MTT, daya penghambatan aktivasi NF-κB serta penghambatan pembentukan syncytia dianalisis dengan ANOVA dan diikuti dengan uji lanjut Tuckey. Hasil analisis ekstrak A. paniculata pada uji MTT menunjukkan bahwa pada konsentrasi 1, 5, 10 dan 100 (μg/ml) menghasilkan viabilitas sel HEK293T lebih dari 85%. Hasil analisis senyawa andrograpanin pada uji MTT menunjukkan bahwa pada konsentrasi 1, 5, 10, 100 dan 200 (Μm) menghasilkan viabilitas sel HEK293T lebih dari 85%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak A. paniculata pada konsentrasi 1 μg/ml mampu menghambat keparahan infeksi akibat SARS-CoV-2 melalui jalur NF-κB p65. Hal ini ditunjukkan dari penurunan yang signifikan dibandingkan dengan kontrol dalam menghambat aktivasi NF-κB. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian ini, ekstrak A. paniculata dan senyawa andrograpanin tidak mampu menghambat keparahan infeksi melalui jalur “syncytia formation”. Dengan demikian, penelitian ini menginformasikan bahwa A. paniculata memiliki potensi untuk mengurangi keparahan infeksi virus melalui jalur NF-κB p65, sehingga dapat menjadikannya sebagai kandidat obat untuk melawan infeksi SARS-CoV-2.&#13;
&#13;
Kata kunci: Andrographis paniculata, andrograpanin, syncytia, NF-κB p65&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 12:54:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 09:37:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>