<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="133801">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) DARI LIMBAH PADAT DAN CAIR TAHU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dallya Izla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah padat dan cair tahu merupakan produk sampingan dari industri tahu yang kaya akan nutrisi sehingga berpotensi untuk mendukung pertumbuhan Bakteri Asam Laktat (BAL). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi BAL dari limbah padat dan cair tahu, serta menganalisis aktivitas antimikrobanya terhadap Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Candida albicans. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi metabolit sekunder yang dihasilkan oleh isolat BAL dengan potensi antimikroba terbaik. Metode penelitian meliputi isolasi BAL menggunakan metode cawan tuang pada media de Man Rogosa and Sharpe Agar (MRSA) yang ditambah dengan 1% CaCO3 dan diikuti dengan inokulasi isolat BAL menggunakan cawan gores. Karakterisasi morfologi makroskopis dan mikroskopis dilakukan untuk mendeskripsikan ciri-ciri koloni dan sel. Aktivitas antimikroba diuji dengan metode difusi cakram, dan profil metabolit sekunder dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil isolasi didapatkan tiga isolat dari limbah padat tahu (LPT 1, LPT 2, LPT 3) dan lima isolat dari limbah cair tahu (LCT 1, LCT 2, LCT 3, LCT 4, LCT 5). Karakterisasi morfologi koloni menunjukkan bahwa sebagian besar isolat memiliki warna putih (87,5%), bentuk bundar (87,5%), dan tepian licin (87,5%). Namun, terdapat variasi dalam elevasi dan ukuran koloni isolat. Sejumlah isolat memiliki elevasi timbul (50%), cembung (37,5%), dan seperti tombol (12,5%). Berdasarkan ukuran koloni, beberapa isolat memiliki ukuran kecil (1,5 – 2,8 mm; 75%), dan sedang (5 mm; 25%). Seluruh isolat adalah Gram positif dengan bentuk sel kokus, basil, dan streptokokus. Isolat LPT 1 menunjukkan ukuran zona hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus yaitu 7,77 mm (kategori sedang), sementara isolat LCT 1 menunjukkan ukuran zona hambat terbesar terhadap Escherichia coli yaitu 4,26 mm (kategori lemah). Tidak ada isolat yang menunjukkan zona hambat terhadap Candida albicans. Analisis GC-MS mengidentifikasi 18 senyawa dalam supernatan isolat LPT 1 dan LCT 1, dengan asam asetat sebagai senyawa dominan pada kedua isolat. Kedua isolat tersebut menunjukkan potensi baik sebagai agen antimikroba, dengan kemampuan menghasilkan asam asetat dalam jumlah tinggi, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan serta pengembangan probiotik dalam pengelolaan limbah organik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>133801</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 10:33:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-01 08:53:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>